Home / Headline / Konferensi Pers Ditreskrimum Polda NTT terkait Pengungkapan Kasus Penipuan yang dilakukan oleh tiga orang asal kabupaten Sidrap
IMG-20180611-WA0029

Konferensi Pers Ditreskrimum Polda NTT terkait Pengungkapan Kasus Penipuan yang dilakukan oleh tiga orang asal kabupaten Sidrap

Tribratanewsntt.com- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) berhasil meringkus tiga orang pria yang telah melakukan penipuan dengan modus berpura-pura menjadi seorang Polisi.

Adapun ketiga tersangka asal kab.Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel), masing-masing berinisial MA (30), S (20) dan H (38).

Hal ini disampaikan saat konferensi pers yang dilaksanakan oleh Diterskrimum Polda NTT yang dipimpin oleh Kasubdit I Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda NTT Kompol Ampi Mesias Von Bulow yang dihadiri oleh para wartawan baik media cetak maupun elektronik, Senin (11/6/2018).

Kasubdit I Kamneg menyampaikan bahwa, Penipuan berawal saat korban Elkana Bait (20) asal Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang yang sempat mendaftar menjadi calon anggota Polri di telpon oleh tersangka berinisial H mengaku sebagai Kompol Harun dari Mabes Polri, bahwa ada penambahan kuota penerimaan Casis Polri sebanyak sepuluh orang dan tersangka berjanji akan mempertemukan korban dengan Kapolda NTT dengan syarat mentransfer sejumlah uang.

“Saat menghubungi Elkana Bait, pria yang mengaku Kompol Harun meminta sejumlah uang sebesar Rp 85 juta, untuk pengurusan menjadi anggota Polri,”ungkap Kasubdit I Kamneg Ditreskrimum Polda NTT.

Korban kemudian mentransfer sejumlah uang ke tiga rekening berbeda yakni Rp 35 juta ke rekening atas nama Sobri, Rp 40 juta ke rekening atas nama Daviah dan Rp 10 juta atas nama Karyadi.

Setelah mentransfer uang Rp 85 juta tersebut, Elkana kemudian mencoba untuk menghubungi Kompol Harun, namun nomor teleponnya tidak aktif. Atas kejadian tersebut maka korban datang dan melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polda NTT guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Atas laporan tersebut, Penyidik kemudian melakukan pengembangan dengan memeriksa beberapa saksi dan berkoordinasi dengan pihak bank selanjutnya melakukan penangkapan terhadap ketiganya di kab. Sidenreng Rappang.

Ketiganya saat ini sudah ditahan di Mapolda NTT untuk proses hukum selanjutnya. Pasal yang dipersangkakakan yakni Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 KUHP ,56 KUHP Dan Pasal 64 KUHP.

Sedangkan Barang Bukti (BB) yakni bukti transfer ke tiga no rekening yang dilakukan oleh korban sebanyak tiga kali berturut-turut pada tanggal 7 dan 8 Mei 2018.

About Humas Polda NTT

Kunjungi Akun Media Sosial Humas Polda NTT

Check Also

e6420d52-4da1-4788-831f-63ff2690fdf3

Lagi, Polda NTT Bekuk Dua tersangka Kasus TPPO

Tribratanewsntt.com,- Direktorat Reskrimum Polda NTT  siang tadi (16/10) menggelar jumpa pers terkait kasus Tindak Pidana …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *