Home / Headline / Penyidik Polsek Alak Mengamankan Ketua RT, Sang Pelaku Pembunuhan
20190107_234921

Penyidik Polsek Alak Mengamankan Ketua RT, Sang Pelaku Pembunuhan

Ttibratanewsntt.com –  Penyidik Polsek Alak, Polres Kupang Kota telah mengamankan NL (44) ketua RT 09 di kelurahan Nainoni lantaran menusuk dengan sebilah pisau terhadap korban Istifanus Boisala (45) pria asal Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga tewas, Senin (7/1/2019) pagi.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K membenarkan kejadian itu, saat dikonfirmasi, Senin (7/1/2019) malam.

Menurutnya, kejadian ini berawal saat sekembalinya pelaku dari kebun sekitar pukul 06.00 Wita, lalu mengambil celana panjang levis untuk diperbaiki di rumah salah satu saksi bernama Hendrik.

Saat di rumah Hendrik, pelaku mendengar keributan dimana istrinya dimarahi oleh Kakak dari Korban bernama Ruth Boisala.

Mendengar hal itu, pelaku langsung menuju ke rumah Korban, melihat korban sedang berdiri di jendela Kamar, pelaku lalu datang dari arah belakang dan mencabut sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya lalu menusuk korban tepat mengenai punggung sebelah kanan korban.

Akibat dari tusukan itu, korban jatuh tersungkur dan tewas bersimbah darah.

Lanjutnya, Jenasah korban telah diserahkan ke keluarga korban setelah dilakukan pemeriksaan Luar/VER Luka jenasah oleh Dokter RSB drs. Titus Uly dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh bagian tubuh orang yang telah meninggal untuk kepentingan penyidikan dan penyelidikan Pihak Kepolisian.

“Kemudian untuk pemeriksaan lanjutan yakni, otopsi atau pemeriksaan dalam terhadap Jenazah, namun pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi”, ujarnya .

“Dan telah dilakukan olah TKP oleh anggota Polsek Alak dan Tim Identifikasi Polres Kupang Kota”, terangnya.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, pembunuhan ini diduga dilakukan pelaku lantaran cemburu karena istrinya yang diduga berselingkuh dengan korban,” tambah mantan kapolres Mabar.

“Sementara ini, pelaku terancam dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun”, tutupnya. (Rf)

About Humas Polda NTT

Kunjungi Akun Media Sosial Humas Polda NTT

Check Also

PicsArt_04-20-09.14.04

Jalannya Prosesi Jalan Salib, Polres Ende Lakukan Pengamanan dan Pengawalan

Tribratanewsntt.com – Personel Polres Ende melakukan pengamanan dan pengawalan kegiatan jalannya prosesi Jalan Salib di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *