Ciptakan Rasa Aman Saat Beribadah, Personel Polda NTT Lakukan Pengamanan Misa Sabtu Kudus Alleluya di Sejumlah Gereja

Ciptakan Rasa Aman Saat Beribadah, Personel Polda NTT Lakukan Pengamanan Misa Sabtu Kudus Alleluya di Sejumlah Gereja

Tribratanewsntt.com - Guna memberikan rasa aman dan nyaman saat beribadah, personel Polda NTT melaksanakan pengamanan Misa Sabtu Kudus Alleluya di beberapa gereja di Kota Kupang, Sabtu (16/4/2022).

Salah satu perayaan penting dalam ritual perayaan Paskah Gereja Katolik adalah perayaan ibadah malam Paskah atau Vigili Paskah. Perayaan Vigili Paskah ini dilaksanakan pada hari Sabtu malam setelah Jumat Agung; sering disebut juga Sabtu Suci atau Sabtu Alleluya.

Sebelum pelaksanaan misa/ekaristi dari Personel Polda NTT telah melakukan kegiatan sterilisasi dengan menggunakan alat metal detector baik di lingkungan dalam dan luar gereja, dengan hasil gereja dinyatakan aman tidak ditemukan barang/benda mencurigakan yang diduga bahan peledak.

Selain itu dari petugas juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Gereja dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan orang serta selalu waspada dan apabila ada perkembangan mencurigakan untuk berkomunikasi dengan pihak pengamanan.

Dalam giat tersebut juga, Anggota Pol PP bersama Anggota Linmas juga turut membantu dalam pengamanan misa.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengamanan tersebut untuk memastikan jalannya ibadah para umat katolik berlangsung aman hingga puncak perayaan pada Minggu (17/4) esok.

“Perayaan ini merupakan hari besar dan sakral bagi umat katolik, jadi kita terus lakukan pengamanan untuk memberi rasa aman semua umat katolik yang hendak beribadah di gereja” ucap Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna B, S.H., S.I.K., M.H.

Dikatakannya, Ada beberapa gereja yang melaksanakan misa baik pagi dan sore, dan ada beberap gereja juga yang melaksanakan misa sore namun di bagi menjadi dua sesi.

"Kita (jajaran Polda NTT) akan melakukan upaya maksimal untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah", jelasnya.

Selain itu personel juga akan melakukan imbauan prokes kepada masyarakat untuk memastikan tidak ada terjadi pelanggaran protokol kesehatan sehingga tidak muncul kluster baru di tengah masyarakat.

"Anggota akan memberikan imbauan kepada jemaat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yaitu mengenakan masker, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, jaga jarak dan cek suhu, tetap mentaati kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19)", tandasnya.

Diketahui, Pengamanan seluruh rangkaian ibadah Paskah tersebut berlangsung selama 12 hari, terhitung dari tanggal 8 hingga 19 April 2022 di seluruh wilayah provinsi NTT dalam bentuk operasi pengamanan kegiatan dan bantuan perkuatan pada suatu wilayah dengan mengedepankan kegiatan preemtif, Preventif, Penegakan hukum dan deteksi dini.