Home / Headline / Luar Biasa dan Unik, Anggota Polri-TNI dan Masyarakat Belu, Bentangkan Bendera Raksasa di Tapal Batas RI-RDTL
39221230_2147237668821158_5326939343275687936_o

Luar Biasa dan Unik, Anggota Polri-TNI dan Masyarakat Belu, Bentangkan Bendera Raksasa di Tapal Batas RI-RDTL

Tribratanewsntt.com – Banyak cara unik dilakukan warga Indonesia untuk memaknai Kemerdekaan RI yang sudah diraih sejak 73 tahun lalu.

Seperti yang terlihat di wilayah tapal batas RI-RDTL tepatnya di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, kamis (16/8/18) pukul 13.00 wita.

2(dua) bendera merah putih berukuran raksasa, dibentangkan di tebing gunung Sarabon dan sepanjang jalan menuju Pos lintas batas negara (PLBN) Motaain.

Berdasarkan pantauan Humas dilapangan, sebuah bendera merah putih pertama berukuran 40x60m dibentangkan dengan cara rapling di tebing gunung Sarabon oleh prajurit TNI, Polri dan Basarnas.39193506_2147091448835780_5233901920623525888_o

Dengan mengikat kain merah putih dikepala dan menggenggam bendera merah putih. Ratusan anggota TNI, Polri, tokoh lintas agama, mahasiswa, pelajar serta masyarakat, membentuk barisan layaknya sedang mengikuti upacara.

Sepanjang proses pembentangan bendera, seluruh peserta melakukan penghormatan seraya mengumandangkan lagu kemerdekaan Indonesia Raya.

Penghormatan dilakukan hingga bendera benar-benar sempurna dibentangkan di tebing gunung Sarabon, yang berada dua jalur Atambua-Motaain.

Pembentangan Bendera merah putih ukuran raksasa untuk pertama kalinya dihelat di tapal batas ini, dihadiri sejumlah pejabat diantaranya Bupati Belu Willybodus Lay, Kapolres Belu, Dandim 1605 Belu, Sekda Belu, Danposal Atambua, Kepala Imigrasi Atambua, Kepala BNNP Mota’ain, Waka Polres Belu, Bea Cukai, tokoh lintas agama serta sejumlah Perwira dari Polres Belu, Subden 2 Pelopor Brimob Atambua dan TNI.

Selepas membentang bendera di tebing gunung sarabon, kegiatan dilanjutkan dengan pembentangan bendera merah putih kedua sepanjang 2,2 kilo meter (2,200) meter di dalam kompleks atau area PLBN Mota’ain yang berbatasan langsung dengan Distric Batugade.

Adapun bendera merah putih dibentangkan dengan cara dipegang setiap warga sipil maupun aparat keamanan mulai dari pintu lintas batas mengelilingi atau mengitari jalur dalam kompleks PLBN sembari menyanyikan lagu-lagu perjuangan Indonesia.37139711_2147091158835809_6574982059817697280_o

Saat ditemui awak media usai kegiatan, Kapolres Belu AKBP Christian Tobing, S.I.K., M.Si mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dihelat guna memeriahkan HUT RI ke 73, sekaligus menggelorakan rasa nasionalisme kepada generasi muda dan masyarakat di tapal batas RI-RDTL.

“Ide (pembentangan bendera raksasa) ini muncul dari Saya dan pak Dandim yang kemudian diamini oleh seluruh anggota TNI-Polri. Dan bendera ini sendiri didesain khusus dari Bandung dan waktu pengerjaannya kurang lebih satu bulan”kata Kapolres Belu.

“Pas hari H ini, Kita undang semua baik tua dan muda untuk hadir bersama-sama di tempat ini sebagai wujud sinergitas, kekompakkan, yang selalu memiliki jiwa nasionalisme untuk NKRI tercinta ini”lanjut Kapolres Belu.

About Humas Polda NTT

Kunjungi Akun Media Sosial Humas Polda NTT

Check Also

WhatsApp Image 2018-09-25 at 10.59.42

Miliki senjata Api, 2 tersangka diamankan Personill Jatanras Dit Reskrimum Polda NTT

Tribratanewsntt.com – Direktorat Reskrim Umum Polda Nusa Tenggara Timur kembali menggelar Konferensi Pers terkait kasus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *