Anggota Bahagia, Pelayanan Prima: Kapolda NTT Dorong Kesehatan Mental Lewat Pelatihan USEFT di Polresta Kupang Kota

Anggota Bahagia, Pelayanan Prima: Kapolda NTT Dorong Kesehatan Mental Lewat Pelatihan USEFT di Polresta Kupang Kota

Kota Kupang, NTT – Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Vily Rudi Darmoko, memberikan arahan sekaligus pelatihan terapi Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique (USEFT) kepada personel Polresta Kupang Kota dan Bhayangkari, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda NTT, di antaranya Karo Logistik Polda NTT Kombes Pol. Aldinan R.J. Hanter Manurung, S.H., S.I.K., M.Si., Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., Dirlantas Polda NTT Kombes Pol. Dedy Eka Jaya Helmi, S.I.K., M.H., serta Kabiddokkes Polda NTT AKBP dr. Hery Purwanto, M.Si., Med., Sp.B., dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vina Baskoro serta pengurus Bhayangkari Daerah NTT.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan kerja Kapolda NTT beserta rombongan.

“Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Atas nama seluruh personel Polresta Kupang Kota, kami mengucapkan selamat datang dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda NTT dan Ibu Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta rombongan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi besar bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Kupang Kota hingga saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel serta sinergi dengan masyarakat dan instansi terkait. Namun kami menyadari masih banyak kekurangan dan tantangan ke depan, sehingga kami sangat mengharapkan arahan dari Bapak Kapolda guna meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lapangan,” tambahnya.

Kapolresta juga menekankan pentingnya memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyerahan plakat dari Yayasan Kesehatan Keluarga oleh Bapak Agus E.D. kepada Kapolresta Kupang Kota dan sebaliknya. Selain itu, Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Daerah NTT juga menyerahkan tali asih kepada anak-anak Panti Asuhan Kristen Petra Kupang sebagai bentuk kepedulian sosial.

Suasana semakin meriah saat dipandu oleh MC Gacor Ardy Surik dalam sesi penarikan undian doorprize bagi personel Polresta Kupang Kota dan Bhayangkari.

Dalam arahannya, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan luar biasa dari seluruh jajaran Polresta Kupang Kota. Saya melihat wajah-wajah anggota yang penuh semangat dan kebahagiaan, ini menunjukkan kepemimpinan yang baik dan soliditas yang kuat,” ungkapnya.

Kapolda menjelaskan bahwa pelatihan USEFT merupakan bagian dari upaya membangun kekuatan mental dan emosional anggota Polri, agar mampu menghadapi tekanan tugas dengan bijak dan profesional.

“Teknik USEFT ini sangat bermanfaat untuk mengelola emosi, mengatasi stres, dan menyembuhkan luka batin yang mungkin terbawa sejak lama. Kesehatan mental sering dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar terhadap kinerja dan kehidupan seseorang,” jelasnya.

Ia juga menegaskan konsep *Commander Wish* yang menjadi pedoman dalam kepemimpinannya, yakni pentingnya berbuat baik dimulai dari diri sendiri.

“Langkah pertama adalah berbuat baik kepada diri sendiri, dengan menjaga kesehatan fisik dan mental, mencintai keluarga, serta menjalankan ibadah dengan baik. Jika seseorang sudah selesai dengan dirinya, maka dalam pelaksanaan tugas ia tidak akan melakukan penyimpangan,” tegas Kapolda.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh personel untuk memanfaatkan pelatihan USEFT secara maksimal, karena manfaatnya sangat besar baik untuk kehidupan pribadi maupun kedinasan.

“Saya ingin seluruh anggota Polda NTT hidup lebih bahagia, bekerja dengan ikhlas, tidak mudah terprovokasi, dan tidak menyakiti hati masyarakat. Jika mental kita kuat, maka kita bisa menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sesungguhnya,” tambahnya.

Kapolda juga memperkenalkan “Rumah Bahagia” sebagai wadah terapi bagi anggota yang membutuhkan pendampingan mental, dengan jaminan kerahasiaan dari para konselor profesional.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polda NTT dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, tidak hanya dari sisi profesionalitas, tetapi juga kesehatan mental dan spiritual, guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Nusa Tenggara Timur.