Era Baru Logistik Polri Resmi Diluncurkan, Polda NTT Siap Dukung Pengelolaan Transparan
Tribratanewsntt.com, – Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Logistik Polri Tahun Anggaran 2026 dengan mengusung tema “Menuju Era Baru Logistik Polri: Adaptif, Prediktif, Efisien, Modern, Berkelanjutan dan Akuntabel”. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026 di Gedung Pertemuan Slog Polri dan diikuti sekitar 350 peserta dari jajaran Mabes Polri, Polda, hingga operator logistik seluruh Indonesia.
Rakernis Logistik Polri 2026 dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., didampingi Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., serta para pejabat utama Mabes Polri dan lima Kapolda jajaran. Hadir pula para Karolog seluruh Polda serta para operator.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan pentingnya pengelolaan logistik yang transparan, profesional, dan bebas dari praktik penyimpangan. Kapolri mengingatkan seluruh jajaran agar tidak melakukan mark up dalam pengadaan barang dan jasa karena hal tersebut sama dengan merugikan negara dan masyarakat.

Selain itu, Kapolri menekankan pentingnya digitalisasi pengadaan melalui pemanfaatan katalog elektronik guna mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien. Menurutnya, transformasi digital di bidang logistik menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akuntabilitas sekaligus menekan biaya administrasi pengadaan.
Kapolri juga menyoroti dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional melalui pembangunan gudang penyimpanan hasil produksi masyarakat. Di sisi lain, kesiapan logistik penanganan bencana juga menjadi perhatian utama agar kebutuhan masyarakat terdampak seperti pangan, obat-obatan, tenda, hingga dapur lapangan dapat segera tersalurkan secara cepat dan tepat.
Rangkaian kegiatan Rakernis diisi dengan berbagai pemaparan strategis dari Astamarena Polri, Itwasum Polri, hingga BPK RI. Selain itu dilakukan launching sistem MEPE (Minimum Essential Police Equipment) sebagai bagian dari transformasi modernisasi perencanaan logistik Polri berbasis digital dan kebutuhan prioritas organisasi.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian penghargaan kepada lima Polda terbaik penerima hibah terbesar serta penyerahan kendaraan operasional kepada lima Polres dengan tingkat gangguan kamtibmas tertinggi.
Sementara itu, hasil evaluasi Itwasum Polri mengungkap sejumlah catatan penting dalam tata kelola logistik, di antaranya ketidaksesuaian formula perhitungan target MEPE, keterbatasan personel bersertifikasi pengadaan, keterlambatan kontrak belanja modal, hingga potensi overprice pada beberapa item pengadaan. Temuan tersebut menjadi perhatian serius untuk dilakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas tata kelola logistik Polri yang lebih efektif dan akuntabel.
Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Rakernis Logistik Polri Tahun 2026 menjadi moment penting dalam memperkuat sistem logistik kepolisian yang modern dan transparan.

“Kegiatan Rakernis Logistik Polri ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola logistik yang adaptif, modern, dan akuntabel. Arahan Kapolri menjadi pedoman bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan kualitas pengadaan, mengedepankan efisiensi anggaran, serta memastikan seluruh dukungan logistik benar-benar berdampak pada pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Ia menambahkan bahwa Polda NTT siap mendukung penuh transformasi logistik Polri melalui penguatan sistem pengawasan, digitalisasi pengadaan, serta peningkatan profesionalisme personel logistik di wilayah hukum Polda NTT.
“Dengan sistem logistik yang semakin baik, transparan, dan tepat sasaran, maka pelayanan kepolisian kepada masyarakat juga akan semakin optimal, khususnya dalam mendukung stabilitas kamtibmas, penanganan bencana, hingga program-program strategis nasional,” tambahnya.
Rakernis Logistik Polri Tahun 2026 diharapkan mampu menghasilkan rumusan kebijakan strategis guna mendukung terwujudnya Polri yang presisi, profesional, modern, dan dipercaya masyarakat dalam menyongsong Indonesia maju, aman, tertib, dan berkeadilan.
Humas Polda NTT
