Perkuat Penanganan Pascagempa, Brimob Jatim, Brimob NTT dan Tim Dokes Polri Tiba di Ngada
Ngada, NTT — Upaya penanganan dan pemulihan pascagempa bumi di Kabupaten Ngada terus diperkuat. Sebanyak personel BKO Satuan Brimob Polda Jawa Timur, personel Brimobda Polda NTT Yon B Manggarai, serta Tim Dokkes Polri tiba di Mako Polres Ngada, Jumat (21/8/2026) sore.
Kedatangan pasukan dan tim kesehatan tersebut merupakan bagian dari langkah cepat Polri dalam mendukung penanggulangan serta pemulihan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7, khususnya di wilayah Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.
Rombongan tiba di Mako Polres Ngada sekitar pukul 17.45 Wita. Personel BKO Sat Brimobda Polda Jatim berjumlah 13 orang dipimpin Aiptu Yohanis Benu, S.H., sementara personel Brimobda Polda NTT Yon B Manggarai sebanyak 8 orang dipimpin Iptu Soleman W. Tallo, selaku Danki Brimob Yon B Manggarai.
Selain dukungan personel pengamanan dan penanganan lapangan, turut tiba Tim Dokkes Polri yang dipimpin Kombes Pol dr. Gigi Fausi, Kabid Yan Dok Pol RS Polri, bersama Kombes Pol dr. Heru, Kabid Dokkes Polda NTT.
Tim Dokkes juga diperkuat personel kesehatan dari Mabes Polri dan Polda NTT, serta dukungan pengemudi dari sejumlah wilayah untuk mendukung mobilitas tim selama menjalankan tugas kemanusiaan di daerah terdampak.

Polri Perkuat Personel dan Dukungan Lapangan
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui PLH. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengerahan personel BKO dan Tim Dokkes merupakan bentuk respons Polri terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan dukungan setelah bencana gempa.
“Kedatangan personel BKO Brimob dari Polda Jawa Timur, personel Brimobda Polda NTT Yon B Manggarai, serta Tim Dokkes Polri merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan membantu masyarakat terdampak bencana. Mereka akan mendukung proses penanggulangan sekaligus pemulihan kondisi wilayah pascagempa, khususnya di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada,” ujar Kombes Pol Sajimin menyampaikan pesan Kapolda NTT.
Menurutnya, kehadiran personel tambahan diharapkan dapat memperkuat kemampuan Polri dalam menghadapi situasi pascabencana, baik dalam aspek keamanan, pelayanan kepada masyarakat, evakuasi, distribusi bantuan, maupun dukungan kesehatan.
“Dalam situasi bencana, kebutuhan masyarakat sangat beragam. Karena itu, Polri tidak hanya menyiapkan kekuatan personel untuk pengamanan, tetapi juga menghadirkan dukungan kesehatan dan berbagai sarana pendukung lapangan agar penanganan dapat dilakukan secara terpadu dan maksimal,” jelasnya.
Kombes Pol Sajimin juga menegaskan bahwa seluruh personel yang diperbantukan akan bekerja bersama jajaran Polres Ngada serta unsur terkait lainnya dengan mengedepankan keselamatan masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Polri bersama seluruh stakeholder akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang terdampak,” tambahnya.

Didukung Dapur Lapangan dan Mobil Air Minum
Untuk mendukung pelaksanaan tugas di wilayah terdampak, rombongan juga membawa sejumlah kendaraan dan peralatan operasional.
Dukungan tersebut meliputi satu unit Bus Brimob, satu unit kendaraan Randulap atau dapur lapangan, satu unit Water Treatment atau mobil air minum, satu unit Ranjab D-Max yang digunakan sebagai mobil komando Danki, dua unit bus ambulans, serta satu unit kendaraan operasional DVI.
Keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan personel sekaligus membantu pelayanan kepada masyarakat selama proses penanganan pascabencana berlangsung.
Khusus dukungan Dokkes, kehadiran tim kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak memperoleh pelayanan medis yang diperlukan. Tim juga dapat mendukung proses identifikasi apabila dibutuhkan dalam situasi kebencanaan.
Personel Siap Bergerak ke Riung
Setelah tiba di Mako Polres Ngada, seluruh personel dan Tim Dokkes Polri sementara berada di markas tersebut untuk melakukan persiapan sebelum bergerak menuju Polsek Riung.
Personel BKO Sat Brimobda Polda Jatim yang dipimpin Aiptu Yohanis Benu, S.H., bersama personel Brimobda Polda NTT Yon B Manggarai yang dipimpin Iptu Soleman W. Tallo, akan memperkuat jajaran di wilayah terdampak.
Sementara Tim Dokkes Polri dipimpin Kombes Pol dr. Gigi Fausi bersama Kombes Pol dr. Heru dan personel pendukung dari Mabes Polri serta Polda NTT.
Kapolda NTT melalui Kabidhumas kembali menegaskan bahwa pengerahan kekuatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Polri hadir bukan hanya ketika situasi normal, tetapi justru harus semakin kuat berada di tengah masyarakat ketika bencana terjadi. Kami akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu masyarakat, mempercepat pemulihan, dan memastikan situasi keamanan serta pelayanan tetap berjalan,” pungkas Kombes Pol Sajimin.
Kedatangan personel BKO Brimob dan Tim Dokkes Polri di Kabupaten Ngada diharapkan semakin memperkuat sinergi penanganan bencana sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat di wilayah yang terdampak gempa bumi, khususnya Kecamatan Riung.
Humas Polda NTT
