Personel Polsek Kupang Timur Bersama Warga berhasil Pemadamkan Kebakaran Hutan Lindung di Desa Kuanheum

Personel Polsek Kupang Timur Bersama Warga berhasil Pemadamkan Kebakaran Hutan Lindung di Desa Kuanheum

Tribratanewsntt.com - Desa Kuanheum yang terletak di Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), baru-baru ini menghadapi ancaman serius dalam bentuk kebakaran hutan lindung.

Kejadian ini menjadi sorotan ketika aparat kepolisian dan masyarakat setempat bersatu bahu membahu untuk memadamkan api yang mengancam kawasan berharga ini.

Kebakaran tersebut memicu respons cepat dari sejumlah pihak, termasuk anggota Bhabinkamtibmas Bripka Yosafat Damasus Ladja, Kapolsek Kupang Timur Iptu Jhoni Lapuisali, Kanit Provost Polsek Kupang Timur Aipda Frengky Junedi Maakh, Babinsa Desa Kuanheum Serda Towo, Kepala Desa Kuanheum Oktovianus Nopemnanu, serta masyarakat setempat.

Mereka bekerja bersama untuk menjinakkan api yang melanda hutan lindung ini.

Upaya pemadaman kebakaran ini melibatkan sumber daya yang ada, dengan mobil Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang menyemprotkan air ke api, sementara warga sekitar menggunakan ember air untuk membantu memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran ini dipicu oleh gesekan bambu kering, diperparah oleh angin kencang dan cuaca panas.

Meskipun kejadian ini sangat mengkhawatirkan, berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini, dan kerugian materi dapat dianggap nihil.

Kapolsek Kupang Timur, Iptu Jhoni Lapuisali, mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan kebun tanpa pengawasan yang tepat.

"Tindakan sembarangan seperti ini dapat berpotensi memicu kebakaran yang merembet ke lahan lain atau bahkan kawasan hutan lindung yang berharga", ucap Kapolsek , Senin (4/9/2023).

Pesan dari kejadian ini adalah pentingnya menjaga kelestarian hutan lindung, terutama bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

"Kebersihan dan keselamatan hutan adalah tanggung jawab bersama, dan upaya pemadaman yang cepat dan efektif seperti yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan masyarakat Desa Kuanheum adalah contoh nyata dari betapa pentingnya kerja sama dalam menjaga alam dan lingkungan kita", tandasnya.