Polisi Hadir Humanis: Unjuk Rasa Penyintas Seroja di Kupang Berjalan Aman dan Tertib

Polisi Hadir Humanis: Unjuk Rasa Penyintas Seroja di Kupang Berjalan Aman dan Tertib

Kupang – Ratusan masyarakat penyintas badai Seroja di Kabupaten Kupang mendatangi Kantor BPBD hingga Kantor Bupati, Rabu (27/8/2025), untuk menuntut kejelasan pencairan dana bantuan yang sudah lama dijanjikan. Namun, di balik dinamika tuntutan tersebut, ada wajah humanis Polri yang hadir menyejukkan suasana.

Sejak pagi, sekitar 200 orang berkumpul di Kantor BPBD Kabupaten Kupang, menunggu kepastian rekomendasi penyaluran dana. Hingga siang, massa sempat bergeser ke Kantor Bupati untuk meminta penjelasan langsung. Meski suasana cukup tegang, rangkaian kegiatan berlangsung kondusif berkat pendekatan persuasif dan simpatik dari jajaran Polres Kupang.

Bukan hanya menjaga keamanan, polisi juga menghadirkan sisi humanisnya. Personel yang dipimpin Kabagops Polres Kupang, AKP Made Kumara, bersama Kapolsek Kupang Timur AKP I Nyoman Sarjana, terlihat membagikan air mineral dan permen kepada peserta aksi. Bahkan, petugas kesehatan Polri turut melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang kelelahan.

Karoops Polda NTT, Kombes Pol Joni Afrizal Syarifuddin, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa pola pengamanan simpatik ini adalah wujud nyata Polri yang selalu hadir untuk rakyat.

“Polri tidak hanya bertugas mengamankan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap sehat, nyaman, dan dihargai saat menyampaikan aspirasi. Kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat harus memberi rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan,” ungkap Kombes Pol Joni Afrizal.

Pada akhirnya, massa membubarkan diri dengan tertib setelah mendapat penjelasan dari Bupati Kupang mengenai dana bantuan yang masih dalam proses verifikasi di Bank BRI. Situasi berakhir aman dan terkendali.

Pengamanan simpatik ini menjadi bukti bahwa Polri mampu menghadirkan wajah humanis, menjaga harmoni, serta memastikan suara rakyat dapat tersampaikan dengan damai.