Wakapolres Manggarai Rangkul Anak Penyintas, Pulihkan Trauma Pascagempa di Posko Bagung

Wakapolres Manggarai Rangkul Anak Penyintas, Pulihkan Trauma Pascagempa di Posko Bagung

MANGGARAI – Di tengah suasana pengungsian yang masih menyisakan trauma pascabencana, senyum dan tawa anak-anak kembali terdengar di Posko Bagung, Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Senin (24/8/2026).

Momen itu hadir ketika Wakapolres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu, S.H., bersama 15 personel konselor Polres Manggarai turun langsung memberikan trauma healing kepada anak-anak penyintas bencana.

Kehadiran polisi kali ini bukan untuk membawa pesan tentang keamanan, melainkan membawa semangat, keceriaan, dan rasa aman bagi anak-anak yang tengah menjalani hari-hari di tengah keterbatasan pengungsian.

Dengan pendekatan yang hangat dan humanis, para konselor mengajak anak-anak bermain, berinteraksi, serta mengikuti berbagai aktivitas yang menyenangkan. Suasana yang semula dipenuhi kesibukan di posko perlahan berubah menjadi ruang bermain yang penuh tawa dan kebersamaan.

Bagi anak-anak penyintas, kegiatan sederhana tersebut memiliki makna yang besar. Setelah mengalami situasi bencana yang dapat meninggalkan rasa takut dan cemas, kesempatan untuk bermain dan kembali tertawa menjadi bagian penting dalam membangun rasa nyaman serta memulihkan semangat mereka.

Wakapolres Manggarai Kompol Mei Charles Sitepu turut hadir langsung bersama para konselor, memastikan anak-anak mendapatkan perhatian dan pendampingan selama kegiatan berlangsung.

Trauma healing ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polres Manggarai dalam mendampingi masyarakat selama masa pemulihan pascabencana. Polri tidak hanya hadir untuk memastikan keamanan di lokasi pengungsian, tetapi juga berupaya menyentuh sisi kemanusiaan para penyintas.

Senyum anak-anak di Posko Bagung menjadi pesan sederhana bahwa di tengah bencana, harapan harus tetap tumbuh.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Manggarai berharap anak-anak penyintas dapat kembali merasakan keceriaan, membangun keberanian, dan perlahan meninggalkan rasa takut yang muncul setelah bencana.

Kehadiran para konselor juga menjadi pengingat bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan memperbaiki rumah dan memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membantu memulihkan hati dan pikiran masyarakat yang terdampak.

Polres Manggarai berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan. Bagi para penyintas, khususnya anak-anak, setiap perhatian kecil dapat menjadi energi besar untuk kembali bangkit.

Dari Posko Bagung, Polri hadir membawa lebih dari sekadar bantuan—tetapi juga senyum, rasa aman, dan harapan.

#NttPenuhKasih #PrayForFlores