Aksi Cepat Personel Brimob Polda NTT Evakuasi Korban Tenggelam di Kupang
Kupang – Respons sigap ditunjukkan personel Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur, Bharada Robert Alfandy Humsibu, saat membantu proses evakuasi seorang remaja yang tenggelam di embung Desa Usapi Sonbai, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Kamis (19/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA, ketika korban, seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun, tengah berlatih berenang bersama saudari perempuannya serta dua anak lainnya. Saat berenang sejauh kurang lebih 10 meter dari bibir embung, korban diduga mengalami kelelahan hingga akhirnya tenggelam. Kejadian ini baru diketahui sekitar pukul 11.00 WITA.
Mendapat informasi dari warga, Bharada Robert yang berdomisili di desa tersebut langsung menuju lokasi kejadian. Saat tiba, suasana masih dipenuhi kepanikan dan belum ada warga yang berani turun ke dalam embung.
Tanpa ragu, ia bersama seorang warga berinisiatif melakukan pencarian dengan menyelam. Setelah beberapa waktu, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.30 WITA di kedalaman kurang lebih 3 hingga 4 meter, kemudian dievakuasi ke tepi embung untuk penanganan lebih lanjut oleh warga.
Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut sekaligus mengapresiasi tindakan cepat anggotanya.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Tindakan yang dilakukan Bharada Robert merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat anggota Polri dalam membantu masyarakat di situasi darurat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam tugas kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Kami terus mendorong seluruh personel untuk hadir dan memberikan bantuan terbaik, terutama dalam kondisi yang membutuhkan penanganan cepat,” tambahnya.
Kabidhumas juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di area perairan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan, tidak berenang sendirian, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan baik agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama, sekaligus menunjukkan sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Humas Polda NTT
