Kabiddokkes Polda NTT Buka Sosialisasi DVI dan Yankestu 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Kemanusiaan dan Pelayanan Kesehatan Presisi
KUPANG — Kabiddokkes Polda NTT AKBP dr. Hery Purwanto, M.Si.Med., Sp.B resmi membuka kegiatan Sosialisasi Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda NTT dan Pelayanan Kesehatan Tertentu (Yankestu) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Hotel Sylvia Kupang, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 87 peserta yang terdiri dari para Kasidokkes, personel kesehatan, serta perwakilan poliklinik Polres jajaran Polda NTT sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan Polri, kesiapsiagaan kemanusiaan, serta peningkatan profesionalisme tenaga kesehatan di lingkungan Polda NTT.

Dalam sambutannya, Kabiddokkes Polda NTT menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan narasumber yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan personel kesehatan Polri dalam mendukung tugas kemanusiaan, pelayanan kesehatan, hingga penanganan korban bencana maupun kejadian luar biasa di wilayah Nusa Tenggara Timur,” ujar AKBP dr. Hery Purwanto.
Ia menjelaskan, kegiatan Sosialisasi DVI bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan personel dalam menghadapi potensi pengungkapan kasus maupun penanganan korban akibat bencana alam, kecelakaan, kebakaran, ledakan bom, dan berbagai peristiwa kemanusiaan lainnya.
Sementara itu, sosialisasi Yankestu difokuskan pada peningkatan pemahaman personel, keluarga besar Polri, serta masyarakat terkait akses pelayanan kesehatan yang optimal, sekaligus edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kami berharap seluruh personel kesehatan Polri di NTT mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, humanis, dan responsif kepada anggota maupun masyarakat,” tambahnya.
Dalam laporan panitia yang disampaikan Ketua Panitia KOMPOL Aris Saputro, S.H., M.H., M.Si., disebutkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Rencana Kerja Satker Biddokkes Polda NTT Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 18 hingga 21 Mei 2026, dengan menghadirkan berbagai narasumber dari instansi terkait guna memperkuat wawasan dan kapasitas peserta.
Adapun narasumber yang hadir berasal dari PT Jasa Raharja Cabang NTT, BNPB Provinsi NTT, RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang, Dinas Kesehatan Kota Kupang, BPJS Kesehatan, DPMPTSP Provinsi NTT, BKKBN Provinsi NTT, dan KAKP Provinsi NTT.
Selain fokus pada peningkatan kapasitas personel, Kabiddokkes Polda NTT juga memaparkan perkembangan pelayanan kesehatan di lingkungan Polda NTT. Saat ini Biddokkes Polda NTT memiliki 20 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) atau poliklinik yang tersebar di jajaran Polres dengan dukungan tenaga kesehatan organik maupun mitra.
AKBP dr. Hery Purwanto mengungkapkan bahwa sebanyak 18 FKTP di jajaran Polda NTT telah berhasil lulus survei akreditasi pada periode 2023–2024. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Polda NTT dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
Di bidang pelayanan kesehatan, Biddokkes Polda NTT terus melaksanakan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bagi anggota Polri, ASN Polri, serta keluarga melalui dukungan BPJS Kesehatan dan ASABRI.
Sementara dalam bidang Kedokteran Kepolisian (Dokpol), Biddokkes Polda NTT terus memperkuat kemampuan personel dalam penanganan forensik, identifikasi korban bencana (DVI), pemeriksaan kesehatan tahanan, deteksi dini narkoba, hingga pengamanan makanan VVIP.
Menurut Kabiddokkes, kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari semangat transformasi Polri Presisi sekaligus bentuk kesiapan Polda NTT dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan humanis.
“Kami ingin seluruh jajaran kesehatan Polri memiliki visi yang sama dalam memberikan pelayanan terbaik, baik dalam tugas operasional kepolisian maupun pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat,” tutup AKBP dr. Hery Purwanto.
#PoldaNttpenuhKasih
Humas Polda NTT
