Merajut Toleransi di Batas Negeri, Brigpol Paesal Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti di Atambua
Atambua – Kehangatan dan kebersamaan terasa begitu kental di Panti Asuhan Bhakti Luhur Cabang Atambua, Minggu (15/3/2026). Di tempat sederhana itu, seorang anggota Polri, Paesal, hadir bersama keluarga kecilnya membawa lebih dari sekadar bantuan—ia membawa pesan kuat tentang kemanusiaan dan toleransi.
Didampingi sang istri, Nur Pratiwi, S.E, serta buah hati mereka, Brigpol Paesal menyerahkan bantuan sembako yang diterima langsung oleh Suster Aplonia selaku pengelola panti. Suasana pun berubah hangat ketika satu per satu dari 19 anak panti—terdiri dari tujuh laki-laki dan 12 perempuan—maju menerima bantuan.
Dengan senyum ramah, Paesal menyapa anak-anak, bercengkerama, bahkan sesekali melontarkan candaan ringan. Sang istri dan anaknya turut larut dalam momen tersebut, membagikan sembako dengan penuh antusias. Tawa dan kebahagiaan pun terpancar jelas dari wajah anak-anak panti.
Bagi Brigpol Paesal, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan hati. Sejak 2016, ia konsisten menyisihkan waktu dan rezekinya untuk membantu masyarakat kurang mampu, anak yatim piatu, hingga para janda di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste.
Kehadirannya pun sudah akrab di tengah masyarakat Atambua. Sosoknya dikenal bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga pribadi yang peduli dan dekat dengan warga.
Menariknya, aksi sosial ini juga menjadi sarana pendidikan bagi keluarganya. Ia ingin menanamkan nilai empati dan kepedulian sejak dini, tanpa memandang perbedaan.
“Bagi kami, berbagi tidak mengenal batas agama, suku, atau latar belakang. Kemanusiaan adalah jembatan yang menyatukan kita semua,” ungkapnya.
Meski berbeda keyakinan—di mana Paesal seorang muslim dan anak-anak panti beragama Kristen—hal itu justru menjadi simbol kuat indahnya toleransi di tanah perbatasan.
Menurutnya, kebersamaan, saling menghormati, dan saling membantu adalah fondasi utama dalam menjaga kedamaian di tengah keberagaman.
“Saya berharap kegiatan sederhana ini bisa menjadi pesan bahwa kepedulian adalah kunci mempererat persaudaraan,” tambahnya.
Di tengah tantangan kehidupan, apa yang dilakukan Brigpol Paesal menjadi bukti bahwa kebaikan sekecil apa pun mampu menghadirkan harapan besar—serta merajut harmoni di batas negeri.
Humas Polda NTT
