Polisi Mengajar di Kupang, Perwira Polda NTT Turun ke Sekolah Tanamkan Karakter dan Bijak Bermedia Sosial
Kupang – Semangat membangun generasi muda yang cerdas, disiplin, dan berkarakter kembali ditunjukkan jajaran Polda Nusa Tenggara Timur melalui program “Polisi Mengajar” yang digelar serentak di sejumlah sekolah di Kota Kupang, Senin (11/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para perwira Polri hadir langsung menjadi Inspektur Upacara (Irup) sekaligus memberikan edukasi tentang bahaya bullying, bijak menggunakan media sosial, kedisiplinan, hingga keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar.
Direktur Binmas Polda NTT menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Polda NTT dalam mendekatkan Polri dengan dunia pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda sejak dini.
“Melalui program Polisi Mengajar, kami ingin menghadirkan Polri yang humanis dan edukatif di tengah pelajar. Ini adalah bentuk nyata semangat Polda NTT Penuh Kasih dalam membangun generasi muda yang disiplin, cerdas, beretika, serta memiliki kesadaran hukum,” ujarnya.
SMA Seminari St. Rafael Oepoi Kupang
Inspektur Upacara: IPTU Barthoanus Lera Apelaby
Di SMA Seminari St. Rafael Oepoi Kupang, IPTU Barthoanus Lera Apelaby dari Subdit Satpam Polsus Ditbinmas Polda NTT mengingatkan para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menghindari bullying maupun kekerasan di lingkungan sekolah serta mengajak siswa lebih cerdas memilih konten digital.
Selain itu, siswa juga diingatkan agar selalu menjaga etika dan sopan santun di dunia maya, melindungi privasi diri, serta mampu mengelola waktu penggunaan media sosial secara sehat dan produktif.
SMP Abdi Kasih Bangsa Petuk
Inspektur Upacara: IPTU Cyrilius Garet Dato, S.H.
Di SMP Abdi Kasih Bangsa Petuk, IPTU Cyrilius Garet Dato memimpin upacara sekaligus menggelar sesi dialog interaktif bersama para siswa.

Ia menyampaikan amanat Kapolda NTT terkait penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai tugas-tugas kepolisian serta bahaya kenakalan remaja yang saat ini semakin kompleks.
Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat ketika siswa antusias bertanya langsung tentang profesi polisi dan berbagai persoalan remaja yang mereka hadapi sehari-hari.
Sekolah Kristen Tunas Bangsa Kupang
Inspektur Upacara: AKP Heru Leonardo, S.H.
AKP Heru Leonardo memberikan edukasi tentang penggunaan media sosial berdasarkan Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 terkait batasan usia pengguna media sosial bagi anak-anak.

Ia mengajak siswa SD, SMP, dan SMA di lingkungan Sekolah Kristen Tunas Bangsa untuk lebih cerdas memilih konten positif dan menghindari dampak negatif dunia digital.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan helm sebagai pelindung keselamatan, serta pencegahan bullying yang kini marak terjadi baik di lingkungan sekolah maupun media sosial.
Dalam kesempatan itu, AKP Heru turut memperkenalkan Program Polwan Mengajar yang diinisiasi Kapolda NTT guna memperkuat edukasi moral, disiplin, serta kesadaran hukum bagi anak-anak sejak usia dini.
Yayasan Agape Indah TDM V Kupang
Inspektur Upacara: IPTU Ernesto Johanis Olivier, S.Th.
Kegiatan upacara gabungan TK, SD, dan SMP di Yayasan Agape Indah TDM V Kupang berlangsung penuh semangat bersama IPTU Ernesto Johanis Olivier sebagai inspektur upacara.

Dalam arahannya, ia mengingatkan siswa agar tidak mudah terpengaruh konten negatif di media sosial serta selalu menerapkan prinsip “saring sebelum sharing”.
Pesan mengenai pentingnya menjaga etika, sopan santun, keamanan data pribadi, hingga penggunaan waktu secara bijak menjadi perhatian utama dalam edukasi tersebut.
Para guru dan mahasiswa PPL yang hadir juga menyambut positif keterlibatan Polri dalam memberikan pembinaan karakter kepada para siswa.
SMK Negeri 8 Kota Kupang
Inspektur Upacara: IPDA Yosua S.H. Atacay, S.H.
Di SMK Negeri 8 Kota Kupang, IPDA Yosua Atacay menyampaikan berbagai program prioritas Polda NTT yang sejalan dengan Commander Wish Kapolda NTT.

Ia menjelaskan berbagai program kemasyarakatan seperti pembangunan sumur bor air bersih di wilayah NTT, dukungan terhadap program makan bergizi gratis, pembentukan Kampung Bebas Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, hingga revitalisasi satkamling.
Kepada para pelajar, ia menegaskan pentingnya menggunakan teknologi untuk hal-hal positif dan tidak terjebak dampak buruk media sosial.
“Jejak digital itu abadi. Karena itu gunakan media sosial untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan,” pesannya di hadapan siswa.
Polda NTT Bangun Generasi Berkarakter
Program Polisi Mengajar mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah maupun para siswa karena dinilai mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang berbeda dan inspiratif.
Direktur Binmas Polda NTT Kombes Pol. Sudartomo, S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masa depan generasi muda di Nusa Tenggara Timur.
“Kami ingin anak-anak NTT tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, disiplin, serta mampu menggunakan teknologi secara sehat dan bertanggung jawab. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat dan pembina bagi masyarakat,” pungkasnya.
#PoldaNttpenuhKasih
Humas Polda NTT
