Polres Ende Tes Urine 187 Personel, Kapolres Tegaskan Nol Toleransi Narkoba
Ende — Berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkotika, Kepolisian Resor Ende menggelar pemeriksaan urine bagi seluruh personelnya, Selasa (24/02/2026) pukul 09.30 Wita. Langkah ini menjadi bentuk pengawasan internal sekaligus implementasi komitmen tegas pimpinan dalam menjaga marwah dan integritas institusi.
Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kapolres Ende, AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, yang turut ambil bagian dalam pemeriksaan sebagai bentuk keteladanan kepada seluruh anggota.
Dalam keterangannya kepada tim Humas, AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla menegaskan bahwa sejak hari pertama menjabat, dirinya telah mewanti-wanti seluruh personel untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran, baik pidana maupun disiplin.
“Salah satu komitmen saya sejak awal bertugas di Polres Ende adalah memastikan tidak ada anggota yang melakukan pelanggaran pidana, disiplin, terutama narkoba,” tegas AKBP Yudhi.
Sebanyak 187 personel tanpa terkecuali mengikuti pemeriksaan yang diawasi langsung oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam). Tes dilakukan menggunakan alat uji dengan tujuh parameter sekaligus, meliputi Morphine (MOP), Cocaine (COC), Ganja (THC), Amphetamine (AMP), Methamphetamine (MET), Benzodiazepine (BZO), hingga narkotika sintetis jenis Spice atau Sinte (K2).
Menurut AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah preventif sekaligus bentuk penegakan disiplin yang konsisten.
“Sebelum kita menertibkan masyarakat, kita pastikan rumah tangga kita sendiri bersih dari jeratan narkotika. Sejak saya menjabat, sudah saya tekankan tidak ada ruang bagi anggota yang terbukti melanggar. Proses hukum dan aturan internal akan ditegakkan secara objektif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa apabila ditemukan hasil positif, anggota yang bersangkutan akan langsung diproses sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan internal yang berlaku.
Kapolres berharap, melalui langkah tegas ini, Polres Ende dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam perang melawan narkoba.
“Kita harus menjadi teladan. Tidak ada yang menjadi pengguna, apalagi pengedar. Saya ingin Polres Ende benar-benar bersih dari narkoba,” pungkas AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla.
Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai garda terdepan dalam pemberantasan narkotika, khususnya di wilayah Kabupaten Ende.
Humas Polda NTT
