Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

Sambil Duduk Lesehan, Kapolda dan Wakapolda NTT Dengarkan Curhatan Warga Korban Gempa di Tenda Pengungsian

NGADA – Tidak ada jarak antara pemimpin dan warga ketika Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., duduk lesehan di atas terpal pengungsian. Di tengah suasana pascagempa yang masih menyisakan kecemasan, keduanya memilih duduk bersama warga untuk mendengarkan langsung cerita, keluhan, sekaligus harapan masyarakat.

Jumat (21/8/2026), Kapolda NTT bersama rombongan meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026 di Kabupaten Ngada.

Lokasi yang didatangi adalah tenda pengungsian masyarakat Desa Tadho Tengah, tepatnya di belakang Gereja St. Petrus Paulus Bekek, Kecamatan Riung. Di tempat sederhana itu, Kapolda dan Wakapolda tidak sekadar datang untuk melihat kondisi pengungsian, tetapi meluangkan waktu berbincang dari dekat dengan warga.

Terpal menjadi tempat duduk. Warga berada di hadapan dua pimpinan Polda NTT. Suasana pun berubah menjadi ruang dialog yang hangat. Warga menyampaikan berbagai keluhan yang mereka rasakan selama berada di pengungsian, sementara Kapolda dan Wakapolda menyimak dengan penuh perhatian.

Kedatangan rombongan disambut Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Camat Riung Yohanes A. Bake, jajaran pejabat Polres Ngada serta masyarakat Desa Tadho Tengah.

Kapolda NTT didampingi Wakapolda NTT, Direktur Polairud Polda NTT Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution dan Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa.

Di tengah percakapan, Kapolda NTT memberikan penguatan kepada warga agar tidak larut dalam kecemasan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tabah dan meningkatkan kewaspadaan selama situasi pascabencana.

“Masyarakat agar tetap tabah, tenang dan tidak panik. Kita bersama-sama menghadapi musibah ini. Tetap waspada dan saling membantu, karena keselamatan masyarakat merupakan yang utama,” ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko.

Pesan tersebut disampaikan bukan dalam suasana formal, melainkan dari tengah-tengah warga yang sedang berjuang melewati hari-hari pascagempa.

Bagi warga, kehadiran Kapolda dan Wakapolda secara langsung di tenda pengungsian menjadi bentuk perhatian yang memberikan kekuatan tersendiri. Mereka tidak hanya melihat pimpinan kepolisian datang membawa bantuan, tetapi juga merasakan kehadiran pemimpin yang bersedia duduk bersama dan mendengarkan apa yang mereka alami.

Melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, Kapolda NTT juga menegaskan bahwa kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen untuk memastikan warga terdampak bencana memperoleh perhatian dan bantuan yang dibutuhkan.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda NTT turut menyerahkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari kepada masyarakat terdampak gempa. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa menegaskan, jajarannya bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder akan terus berada di tengah masyarakat.

“Kami akan terus hadir memberikan pelayanan, pengamanan dan bantuan kemanusiaan, sekaligus memantau perkembangan kondisi masyarakat terdampak gempa,” ujarnya.

Kunjungan Kapolda NTT kali ini pun menjadi lebih dari sekadar peninjauan. Duduk lesehan di atas terpal, mendengarkan suara warga, memberi penguatan dan menyerahkan bantuan menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat di tengah bencana.

Usai dari lokasi pengungsian Desa Tadho Tengah, Kapolda NTT bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Sepak Bola Kabar Gembira, Desa Lengkosambi Barat, Kecamatan Riung.

Dari lokasi tersebut, rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Kabupaten Nagekeo menggunakan helikopter.

Di tengah situasi yang belum sepenuhnya pulih, pesan yang dibawa Kapolda NTT sederhana namun kuat: masyarakat tidak sendiri. Polri hadir, mendengar dan bersama warga melewati masa sulit pascagempa.

#NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT