Satgas Pangan Polda NTT Dampingi Pedagang Daftar Aplikasi SIMIRA, Upaya Stabilkan Harga Minyak Kita di Kupang
Kupang – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bergerak aktif dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya minyak goreng bersubsidi “Minyak Kita”. Salah satu langkah nyata dilakukan dengan membantu para pedagang mendaftarkan diri ke dalam aplikasi SIMIRA (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah), Kamis (23/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Toko Ceria, Pasar Oebobo, Kota Kupang ini dipimpin oleh Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda NTT, AKBP Hario Prasetyo Seno, serta turut melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTT.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTT, Kombes Pol Hans Rachmatulloh Irawan, S.I.K., M.H, dalam keterangannya menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya memastikan distribusi minyak goreng bersubsidi berjalan tepat sasaran dan transparan.
“Melalui aplikasi SIMIRA, distribusi Minyak Kita dapat lebih terkontrol. Kami ingin memastikan para pedagang terdaftar secara resmi sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam penyaluran,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran Satgas Pangan tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi kepada para pedagang terkait mekanisme distribusi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami melakukan pendampingan langsung agar para pedagang memahami sistem ini. Harapannya, harga tetap stabil dan masyarakat bisa memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau,” ujar Kombes Pol Hans.
Dalam kegiatan tersebut, petugas membantu proses registrasi pedagang ke dalam aplikasi SIMIRA serta memastikan kelengkapan data yang dibutuhkan. Para pedagang pun menyambut positif kegiatan ini karena dinilai mempermudah akses distribusi Minyak Kita.
Sinergi antara Ditreskrimsus Polda NTT dan Disperindag Provinsi NTT diharapkan mampu memperkuat pengawasan distribusi serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng di pasaran.
Dirreskrimsus Polda NTT menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi guna memastikan program berjalan efektif.
“Stabilitas harga pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami akan terus hadir untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” tegasnya.
#PoldaNttPenuhKasih
Humas Polda NTT
