Bhabinkamtibmas Desa Boru Bagikan Masker, Lindungi Warga dari Abu Vulkanik Lewotobi
Di bawah langit yang sesekali diselimuti abu vulkanik, kepedulian hadir dalam bentuk sederhana namun bermakna. Di wilayah Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, seorang Bhabinkamtibmas turun langsung ke jalan, memastikan masyarakat tetap terlindungi di tengah aktivitas erupsi Gunung Lewotobi.
Kamis pagi (23/4/2026), Aipda Agustinus Fay terlihat berdiri di tepi jalan, menyapa warga yang melintas sambil membagikan masker. Abu vulkanik yang kerap turun akibat erupsi Gunung Lewotobi menjadi ancaman nyata bagi kesehatan, terutama saluran pernapasan.
Tanpa menunggu instruksi, inisiatif itu lahir dari kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Satu per satu warga menerima masker, disertai imbauan untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan di tengah kondisi alam yang tidak menentu.
“Kegiatan ini sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi situasi darurat seperti erupsi gunung api,” ujar Kapolres Flores Timur Adhitya Octorio Putra melalui keterangannya.
Ia menambahkan, langkah sederhana seperti penggunaan masker sangat penting untuk meminimalisir dampak abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta mengikuti arahan dari petugas terkait demi keselamatan bersama,” jelasnya.
Di tengah aktivitas warga yang tetap berjalan, kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi pengingat bahwa negara hadir hingga ke pelosok desa. Bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Di Desa Boru, di antara abu yang turun perlahan, aksi kecil itu menjadi bukti bahwa kepedulian bisa hadir dengan cara sederhana—namun memberi dampak besar bagi kehidupan.
#PoldaNttPenuhKasih
Humas Polda NTT
