Tegas Perangi Narkoba, Polda Nusa Tenggara Timur Tes Urine 23 Pejabat Utama

Tegas Perangi Narkoba, Polda Nusa Tenggara Timur Tes Urine 23 Pejabat Utama

KUPANG — Komitmen mewujudkan institusi yang bersih dari penyalahgunaan narkotika kembali ditegaskan Polda Nusa Tenggara Timur melalui pelaksanaan tes urine terhadap para Pejabat Utama (PJU), Selasa (24/2/2026).

Kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mapolda NTT pukul 11.45 Wita itu dihadiri langsung Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. Kehadiran Kapolda menjadi simbol keteladanan pimpinan dalam mendukung gerakan anti-narkoba di lingkungan internal Polri.

Tes urine ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan seluruh unsur pimpinan bebas dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus mempertegas komitmen menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme anggota.

Pemeriksaan dilaksanakan secara ketat dan transparan di bawah pengawasan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) serta Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTT. Tim medis menggunakan alat drug abuse test merek GLORY DIAGNOSTICS dengan enam parameter pemeriksaan, yakni Amphetamine, Methamphetamine, Morphin, Cocaine, THC (ganja), dan Benzodiazepam.

Dari total 23 sampel urine yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif. Tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika pada satu pun pejabat utama yang mengikuti kegiatan tersebut.

Melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H, Kapolda NTT menegaskan bahwa kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dalam memperkuat pengawasan internal.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh personel, khususnya jajaran pimpinan, bersih dari penyalahgunaan narkotika. Ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan institusional kepada masyarakat,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dengan pelaksanaan tes urine ini, Polda NTT kembali menunjukkan keseriusannya menjaga marwah institusi sekaligus menjadi garda terdepan dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah Nusa Tenggara Timur.