Cegah Karhutla, Ditbinmas Polda NTT Gencarkan Pembinaan dan Penyuluhan di Kelurahan Penfui
KUPANG, NTT – Dalam upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dapat mengancam kelestarian lingkungan, keberlangsungan hidup satwa, serta kesehatan masyarakat, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menggencarkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat.
Salah satunya dilaksanakan oleh personel Ditbinmas Polda NTT di wilayah hukum Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, pada Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WITA hingga 14.15 WITA tersebut mengangkat tema “Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan”. Sosialisasi dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Penfui dan diikuti oleh masyarakat sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, personel Direktorat Binmas Polda NTT yang dipimpin oleh AKP Sriyono, bersama personel Subdit Binpolmas Ditbinmas Polda NTT, memberikan edukasi mengenai berbagai bahaya serta dampak yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan.
Penyuluhan tidak hanya menitikberatkan pada upaya pemadaman ketika kebakaran terjadi, tetapi lebih mengedepankan langkah pencegahan melalui peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Kegiatan tersebut turut didampingi Lurah Penfui Fransisko S. Dugis, S.Sos, staf Kantor Lurah, para Ketua RW dan RT Kelurahan Penfui. Selain itu, kegiatan juga melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kupang sebagai bagian dari sinergi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan, masyarakat diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara sembarangan. Masyarakat juga diajak untuk segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.
“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan kesadaran serta kepedulian seluruh masyarakat. Polri tidak dapat bekerja sendiri. Sinergi dengan pemerintah daerah, perangkat kelurahan, mahasiswa, tokoh masyarakat dan seluruh warga menjadi kunci dalam mencegah terjadinya Karhutla,” ujar Kombes Pol Sajimin menyampaikan pesan Kapolda NTT.
Menurutnya, dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan dan mengancam habitat serta keberlangsungan hidup satwa, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap dan polusi udara yang ditimbulkan.

“Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama pada lahan atau kawasan yang memiliki potensi mudah terbakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran,” tegasnya.
Kombes Pol Sajimin juga menekankan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan merupakan bagian dari langkah preventif Polri untuk membangun kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran Bhabinkamtibmas dan personel pembina masyarakat di tengah warga.
Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, Polri berupaya membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat sehingga berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk bencana kebakaran lingkungan, dapat dicegah sejak dini.
Kegiatan di Kelurahan Penfui tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh antusiasme. Masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta peran yang dapat dilakukan setiap individu dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Ditbinmas Polda NTT berharap edukasi tersebut dapat diteruskan kepada keluarga, lingkungan tempat tinggal dan komunitas masing-masing, sehingga kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan semakin kuat.
Upaya pencegahan Karhutla ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Polda NTT dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap persoalan lingkungan, serta mengedepankan tindakan preventif demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, sehat dan nyaman.
Bhayangkara Binmas Presisi Polda NTT, bersinergi dan melayani sampai pelosok Negeri
Humas Polda NTT
