Dialog Publik Kapolres Sumba Barat di RRI Sumba Terkait Pengamanan Pilkada 2020

Dialog Publik Kapolres Sumba Barat di RRI Sumba Terkait Pengamanan Pilkada 2020

TRIBRATA NEWS NTT ; Dipandu oleh penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Sumba Yernia Bili Lende, S.Ip, pagi tadi sekitar pukul 10.00 Kapolres telah digelar 'Dialog Publik' bersama Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K., M.H., Kamis (19/11/2020). Membahas tentang Pengamanan Pilkada Sumba Barat Tahun 2020, siaran radio pagi tadi merupakan lanjutan dari giat 'Ngopi Bareng' Kapolres Sumba Barat bersama 7 awak media di Lapale Hills beberapa waktu lalu.



Di sesi pertama, penyiar Yernia Bili menanyakan kepada Kapolres terkait persiapan-persiapan apa saja yang telah dilakukan oleh Polres Sumba Barat terkait pengamanan gelaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Tahun 2020 yang tinggal 17 hari lagi. Sampaikan rasa terima kasihnya karena telah diundang oleh RRI Sumba, Kapolres pun mulai menyampaikan apa-apa saja yang berkaitan dengan pengamanan Pilkada di Kabupaten Sumba Barat.

 

Baca Juga ;

Hadapi Pilkada, Kapolres Sumba Barat Ajak Masyarakat untuk Bijak Dalam Bermedia Sosial


'Pengamanan dan pengawalan seluruh rangkaian Pilkada Tahun 2020 terus kami lakukan dari tahapan pendaftaran pasangan calon (paslon), pengundian nomor urut dan masa kampanye yang saat ini masih terus berlangsung', ucap Kapolres. 'Kami juga mengajak masyarakat millennial untuk selalu bijak dalam bermedia sosial dan bukan malah menyebarkan apalagi sampai menciptakan berita-berita bohong atau HOAX yang sudah dipastikan ada sanksi hukumnya karena bertentangan dengan UU ITE', tambahnya.



'Dan untuk keempat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, saya berpesan untuk selalu menjunjung tinggi profesionalitas dengan tidak saling menjelekkan paslon lainnya apalagi sampai menyebarkan ujaran kebencian, di mana bisa menciptakan permusuhan diantara pada pendukung atau simpatisan, terlebih hal ini bertentangan dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 2016', tegas Kapolres.



Disampaikan juga oleh Kapolres Sumba Barat bahwa gelaran Patroli Mobile juga akan dilakukan yang melibatkan 60 personel gabungan Polres Sumba Barat dan 30 Brimob Sumba Barat Daya atau Nusantara. Dan untuk memastikan 267 TPS yang ada pada 6 Kecamatan, Kapolres telah membuat mapping dan membaginya menjadi 2 kategori, yakni TPS Sangat Rawan dan TPS Rawan.



'Selain mengerahkan 320 personel BKO Polres Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, pada saat gelaran pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 nanti juga akan dilakukan penjagaan oleh 2 personel Polri dan 2 Linmas di TPS Sangat Rawan, serta 1 personel Polri dan 2 Linmas di TPS Rawan.



'Sebagai pilot project atau pelopor yang menerapkan sistem zonasi selama gelaran kampanye, di mana ada batasan jam, hari dan tempat sehingga tidak sampai terjadi bentrok atau benturan antar paslon ketika melakukan giat kampanye tatap muka maupun pertemuan terbatas, sistem ini juga dilakukan oleh 8 Kabupaten lain di Provinsi NTT', ujar Kapolres.

 



Mengakhiri giat Dialog Publik di RRI Sumba, Kapolres berharap gelaran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Tahun 2020 berlangsung aman, damai, sejuk dan bebas Covid 19. Dan iapun berharap 82.649 Daftar Pemilih Tetap atau DPT yang sudah ditetapkan oleh KPU Sumba Barat dapat datang ke TPS-TPS terdekat dan memberikan hak suaranya pada gelaran pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 nanti.