Dua Truk Bantuan Polres Kupang Melaju ke Flores, Bawa Harapan untuk Korban Bencana

Dua Truk Bantuan Polres Kupang Melaju ke Flores, Bawa Harapan untuk Korban Bencana

KUPANG – Dari halaman Mapolres Kupang, dua armada truk bergerak membawa bukan sekadar beras, air mineral dan kebutuhan pokok, tetapi juga pesan kepedulian dari masyarakat Kabupaten Kupang untuk saudara-saudara mereka yang tengah menghadapi bencana di Flores.

Minggu (6/9/2026) sore, Kapolres Kupang AKBP Adhitya Oktorio Putra, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kupang Ny. Dian Octorio Putra secara langsung melepas keberangkatan dua truk bantuan sosial menuju wilayah terdampak bencana di Kabupaten Manggarai Timur.

Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong yang melibatkan personel Polres Kupang dan Polsek jajaran, Bhayangkari, masyarakat umum, hingga komunitas masjid dan gereja di wilayah Kabupaten Kupang.

Dari tangan banyak orang, bantuan itu kemudian terkumpul menjadi sebuah kekuatan kemanusiaan. Pada pengiriman tahap awal, dua armada membawa sekitar 2 ton beras, 300 dus air mineral, 300 dus mi instan, serta sekitar 100 dus pakaian layak pakai dan sabun.

Saat melepas keberangkatan armada, AKBP Adhitya mengatakan bantuan tersebut lahir dari rasa kepedulian bersama terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

“Sore hari ini kita sudah mengumpulkan bantuan sosial, baik dari teman-teman di Polres dan Polsek jajaran, Bhayangkari, masyarakat umum, serta komunitas masjid maupun gereja di wilayah Kabupaten Kupang,” ujar AKBP Adhitya.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut diprioritaskan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya di Kabupaten Manggarai Timur. Sementara bantuan bagi masyarakat terdampak di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, akan dikirimkan pada tahap berikutnya.

Armada pertama dijadwalkan langsung bergerak menuju Manggarai Timur pada Minggu sore. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Kupang untuk memastikan bantuan yang telah dihimpun dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Kapolres, nilai dari bantuan bukan semata-mata terletak pada jumlah barang yang dikirim. Di balik setiap karung beras, dus air mineral dan paket kebutuhan lainnya, terdapat kepedulian dan doa dari masyarakat yang ingin ikut meringankan beban para penyintas bencana.

“Kami berharap bantuan kecil yang kami berikan ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Manggarai Timur dan Palue,” ungkapnya.

Menurutnya, kepedulian tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas kemanusiaan. Meskipun belum tentu mampu menjawab seluruh kebutuhan masyarakat terdampak, bantuan itu diharapkan dapat menjadi penyemangat bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.

Dari Kupang menuju Flores, dua truk itu pun membawa pesan sederhana namun bermakna: ketika bencana datang, rasa persaudaraan tidak boleh ikut runtuh.

Gotong royong antara Polri, Bhayangkari, masyarakat, serta komunitas lintas agama menjadi bukti bahwa kepedulian masih menjadi kekuatan besar di tengah situasi sulit.

“Dari sini kami terus mendoakan agar cobaan bencana ini segera berakhir dan Tuhan selalu melindungi masyarakat Flores,” pungkas AKBP Adhitya.

Keberangkatan dua armada bantuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Dari Kabupaten Kupang, kepedulian bergerak menuju Flores, membawa kebutuhan dasar sekaligus harapan bagi masyarakat yang sedang bangkit dari bencana.

#NttPenuhKasih