Gerak Cepat Brimob Polda NTT Tangani Longsor di Jalur Trans Ruteng–Reok

Gerak Cepat Brimob Polda NTT Tangani Longsor di Jalur Trans Ruteng–Reok

Manggarai — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai memicu terjadinya tanah longsor di jalur Trans Provinsi Ruteng–Reok, tepatnya di Kecamatan Cibal, Kamis (22/1/2026) sore. Longsor tersebut sempat menutup badan jalan dan menghambat arus lalu lintas antarwilayah.

Menindaklanjuti kondisi darurat tersebut, personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda NTT bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian. Sebanyak 10 personel yang dipimpin langsung Danki 2 Yon B Pelopor IPTU Soleman Welem Talo, S.H., diterjunkan untuk membuka akses jalan yang tertutup material longsor.

Dengan peralatan manual seperti parang, pacul, sekop, serta dukungan satu unit truk angkut, personel Brimob berjibaku membersihkan material tanah dan batu sejak pukul 15.30 WITA. Pada pukul 19.00 WITA, akses di titik longsor pertama berhasil dibuka dan arus lalu lintas kembali berjalan lancar.

Tidak berhenti di satu lokasi, personel Kompi 2 Yon B Pelopor kemudian bergerak ke titik longsor kedua yang berada tidak jauh dari lokasi awal untuk melanjutkan pembersihan. Hingga malam hari, upaya penanganan masih berlangsung dengan prioritas membuka satu jalur agar kendaraan dapat melintas, dan akan dilanjutkan kembali pada esok hari.

Dansat Brimob Polda NTT, Kombes Pol Afrizal Asri, S.I.K., menyampaikan bahwa keterlibatan Brimob dalam penanganan bencana merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Personel Brimob Polda NTT selalu siap digerakkan kapan pun dibutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam. Keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas menjadi prioritas utama,” tegas Kombes Pol Afrizal Asri.

Sementara itu, Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan di daerah rawan longsor, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas. Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, sebaiknya menunda perjalanan dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan potensi bencana,” ujar Kabidhumas.

Hingga laporan ini disusun, situasi di lokasi longsor terpantau aman dan terkendali, dengan personel Brimob Polda NTT tetap siaga memastikan akses jalan dapat kembali normal sepenuhnya.