Kapolda NTT Apresiasi Sinergi Tim Gabungan, Jenazah Korban Tenggelam Ditemukan di Hari Ketiga Pencarian di Pelabuhan Seba

Kapolda NTT Apresiasi Sinergi Tim Gabungan, Jenazah Korban Tenggelam Ditemukan di Hari Ketiga Pencarian di Pelabuhan Seba

Sabu Raijua, NTT – Upaya pencarian korban tenggelam di Dermaga Ferry Pelabuhan Seba akhirnya membuahkan hasil. Pada hari Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 09.30 WITA, Tim Gabungan berhasil menemukan jenazah korban atas nama Elisabeth Lado Djo, yang sebelumnya dilaporkan jatuh dan tenggelam pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Penemuan korban terjadi pada hari ketiga pelaksanaan pencarian yang melibatkan unsur Polri, TNI, BPBD, TAGANA, Satpol PP Kabupaten Sabu Raijua, serta instansi terkait lainnya.

Sebelum pelaksanaan pencarian, pada pukul 09.20 WITA dilaksanakan apel kesiapan di Dermaga Seba untuk menerima arahan dari para Ketua Tim (Katim) sesuai perintah Kapolres Sabu Raijua AKBP Paulus Naatonis, S.IP., M.H.. Apel dipimpin oleh Kapolsek Sabu Barat AKP Muhamad Nawawi, S.H. bersama Plt. Kalakhar BPBD Kabupaten Sabu Raijua Dangerlin Lay Rihi.

Apel tersebut dihadiri oleh Danramil 1604-08/Sabu Raijua Lettu Inf. Alex Maklhory, Danpos AL Sabu Raijua Lettu Laut (POM) Junaedi, S.H., anggota Polsek Sabu Barat, pegawai Kantor UPP Kelas III Seba, TAGANA Kabupaten Sabu Raijua, serta Satpol PP Kabupaten Sabu Raijua.

Dalam arahannya, disampaikan bahwa pencarian hari ketiga dibagi menjadi tiga sektor utama, yakni penyisiran sepanjang pantai dari Seba menuju Raemedia, penyisiran pantai dari Seba menuju Ledeana, serta pencarian dengan metode penyelaman dan pengamatan di sekitar Dermaga Seba. Tim juga diminta melakukan pemantauan intensif di area pelabuhan dengan melibatkan personel gabungan.

Setelah apel, Tim Gabungan langsung melaksanakan pencarian dengan menyisir area pinggir pantai dan perairan sekitar Pelabuhan Seba. Sekitar pukul 10.30 WITA, saat dilakukan penyelaman dan pengamatan di dermaga, Brigpol Marconis A. Ga menggunakan teropong dan melihat tubuh korban terombang-ambing sekitar 150 meter di ujung Dermaga Pelabuhan Seba sebelah barat.

Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada Kapolsek Sabu Barat, dan tim langsung melakukan evakuasi jenazah menggunakan perahu karet milik TNI AL yang telah disiagakan di darat.

Namun, proses evakuasi sempat diwarnai insiden akibat gelombang laut yang tinggi. Seorang anggota Pos TNI AL, Prada Seprianus, terhempas dari perahu karet dan terkena baling-baling mesin, sehingga mengalami luka robek di bagian belakang tubuh. Korban segera ditolong oleh personel gabungan dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum untuk mendapatkan perawatan medis berupa 15 jahitan.

Evakuasi jenazah korban berhasil diselesaikan pada pukul 11.15 WITA. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum yang berakhir pada pukul 12.25 WITA. Setelah proses visum, jenazah dibersihkan dan dipersiapkan untuk dibawa ke rumah duka guna disemayamkan.

Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Proses pencarian dilakukan secara maksimal oleh tim gabungan selama tiga hari dengan mengedepankan keselamatan personel di lapangan,” ujar Kapolda NTT melalui Kabidhumas.

Kapolda NTT juga mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terlibat dalam operasi pencarian meskipun dihadapkan pada berbagai kendala.

“Cuaca ekstrem, gelombang tinggi, arus laut yang kuat, serta keterbatasan alat selam menjadi tantangan tersendiri. Namun berkat kerja sama yang solid antara Polri, TNI, BPBD, TAGANA, dan seluruh unsur terkait, korban akhirnya dapat ditemukan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolda NTT mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di wilayah pesisir dan pelabuhan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan mematuhi standar keselamatan, terutama di area pelabuhan dan laut, guna mencegah terulangnya kejadian serupa,” tutup Kombes Pol Henry Novika Chandra.