Kapolres TTS Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

Kapolres TTS Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers, Dorong Keterbukaan Informasi Publik

SOE, TTS — Kapolres Timor Tengah Selatan (TTS) AKBP Kristiyan B. Martino, S.H., S.I.K., M.M., CELM., menggelar pertemuan bersama wartawan dan insan pers di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu (26/8/2026) pagi.

Pertemuan yang berlangsung di Rupatama Wicaksana Laghawa Polres TTS tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kemitraan antara Kepolisian dan media, sekaligus memperkuat keterbukaan informasi publik terkait berbagai kegiatan, kebijakan, serta pelayanan Polri kepada masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Kapolres TTS didampingi Wakapolres TTS Kompol Ibrahim, S.H., serta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres TTS. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka, hangat, dan penuh kekeluargaan.

Kapolres TTS menegaskan bahwa insan pers merupakan mitra strategis Kepolisian yang memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polres TTS dengan wartawan perlu terus dibangun agar informasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan berimbang.

“Kami ingin membangun kemitraan yang baik dengan rekan-rekan wartawan. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Polres TTS akan terus membuka ruang komunikasi dan memberikan informasi yang dibutuhkan sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar AKBP Kristiyan.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi merupakan salah satu bagian penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Masyarakat, kata dia, berhak memperoleh informasi yang benar, akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai berbagai kegiatan Kepolisian maupun perkembangan situasi Kamtibmas.

Kapolres juga mengajak para wartawan untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat melalui produk jurnalistik yang informatif, berimbang, dan tetap mengedepankan kepentingan publik.

“Tujuan kita sama, yaitu memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat Kabupaten TTS. Mari kita jaga komunikasi dan hubungan baik ini, sehingga setiap informasi yang disampaikan kepada publik dapat memberikan manfaat serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Kristiyan juga menegaskan kesiapan jajaran Polres TTS untuk menerima kritik, masukan, maupun saran dari insan pers. Menurutnya, kritik yang konstruktif merupakan bagian penting dalam melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Kapolres TTS dalam membangun komunikasi dan kemitraan dengan insan pers.

Menurut Kabidhumas, sinergi antara Polri dan media merupakan bagian penting dalam mendukung keterbukaan informasi serta menciptakan ruang komunikasi publik yang sehat.

“Bapak Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko menekankan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun kepercayaan masyarakat. Media merupakan mitra strategis yang memiliki peran besar dalam menyampaikan informasi yang edukatif, objektif dan mencerdaskan masyarakat,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Ia menegaskan, Polda NTT bersama seluruh jajaran akan terus mendorong keterbukaan informasi publik dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, kode etik, serta kepentingan penyelidikan dan penyidikan dalam perkara tertentu.

“Kapolda NTT berharap komunikasi dan kolaborasi antara jajaran Kepolisian dengan insan pers terus diperkuat. Kritik, masukan dan kontrol sosial dari media merupakan bagian dari proses evaluasi untuk menghadirkan pelayanan Kepolisian yang semakin profesional, transparan, responsif dan dipercaya masyarakat,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, para wartawan juga diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta masukan terkait kebutuhan informasi publik dan perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten TTS.

Diskusi yang berlangsung secara interaktif itu diharapkan menjadi sarana untuk membangun kesamaan persepsi antara Kepolisian dan media, terutama dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Polres TTS berharap pertemuan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat hubungan kemitraan dengan insan pers.

Dengan komunikasi yang terbuka dan sinergi yang semakin solid, Kepolisian dan media diharapkan dapat bersama-sama menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi tersebut pada akhirnya diharapkan turut memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sekaligus mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Timor Tengah Selatan.