Humas Polda NTT Kawal Publikasi Aksi Humanis Polri Bantu Korban Gempa Flores
Manggarai Timur, NTT — Humas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengambil peran strategis dalam memastikan setiap aksi kemanusiaan Polri di tengah masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Kepulauan Flores dapat terdokumentasi dan tersampaikan kepada publik.
Melalui Subsatgas Humas, jajaran Humas Polda NTT turun langsung ke sejumlah lokasi penanganan bencana di Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (27/8/2026). Selain melakukan peliputan, personel Humas juga turut mengawal penyampaian informasi mengenai berbagai bentuk pelayanan dan bantuan Polri kepada masyarakat yang terdampak.
Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA dengan pelaksanaan Apel Arahan Pimpinan (APP) oleh Kasubsatgas Humas di Posko Ronting 1, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi personel dalam pelaksanaan tugas peliputan di wilayah terdampak bencana.
Usai APP, personel Subsatgas Humas melanjutkan kegiatan peliputan Dapur Polri yang berada di Desa Ronting, Kecamatan Lamba Leda Utara. Dapur Polri menjadi salah satu wujud nyata kepedulian dan pelayanan kemanusiaan Polri dengan menyediakan makanan bagi personel yang bertugas di posko maupun masyarakat pengungsi yang terdampak gempa.
Personel Humas tidak hanya mengabadikan aktivitas tersebut, tetapi juga memastikan pesan kemanusiaan yang terkandung dalam setiap kegiatan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara positif, faktual, dan humanis.
Dari Ronting, sekitar pukul 10.00 WITA, personel Subsatgas Humas melanjutkan peliputan kegiatan pembagian bantuan sosial bersama personel Polres Manggarai Timur di wilayah Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana sekaligus memastikan kehadiran negara dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di lokasi terdampak.
Sebanyak lima personel Satgas Humas dilibatkan dalam kegiatan tersebut, yakni Briptu Exel Ambi, Briptu Arfan, Briptu Rio Rawin, Briptu Dollin, dan Bripda Ardi. Tiga personel, Briptu Exel Ambi, Briptu Arfan, dan Briptu Dollin, tetap berada di posko untuk menunggu kegiatan selanjutnya, sedangkan Briptu Rio Rawin dan Bripda Ardi melaksanakan peliputan sekaligus mendukung kegiatan pembagian bantuan sosial di lapangan.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Humas memiliki peran penting dalam menyampaikan kepada publik berbagai langkah nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
“Dalam situasi bencana, kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga melalui pelayanan, bantuan kemanusiaan, dan pendampingan kepada warga yang terdampak. Humas memiliki tugas penting untuk mendokumentasikan dan menyampaikan kerja nyata tersebut kepada masyarakat secara objektif dan humanis,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra menyampaikan arahan Kapolda NTT.
Ia mengatakan, kegiatan peliputan yang dilakukan personel Humas Polda NTT merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang positif selama proses penanganan bencana.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa personel Polri di lapangan terus bergerak membantu warga. Mulai dari Dapur Polri, pembagian makanan kepada pengungsi, hingga pendistribusian bantuan sosial. Semua ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Polri untuk hadir bersama masyarakat Flores di tengah situasi sulit,” ungkapnya.
Menurut Kabidhumas Polda NTT, publikasi kegiatan kemanusiaan juga diharapkan dapat memberikan informasi yang menenangkan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Setiap kegiatan positif personel di lapangan perlu didokumentasikan dengan baik dan disampaikan secara proporsional. Bukan sekadar untuk membangun citra, tetapi agar masyarakat mengetahui langkah-langkah yang telah dilakukan Polri dan merasakan bahwa mereka tidak menghadapi bencana ini sendirian,” jelasnya.
Humas Polda NTT, lanjutnya, akan terus mengoptimalkan peliputan dan penyebarluasan informasi terkait berbagai kegiatan kemanusiaan Polri selama penanganan dampak gempa bumi di wilayah Flores dan daerah terdampak lainnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi komunikasi publik Polri untuk menghadirkan informasi yang cepat, akurat, edukatif, dan menyentuh sisi kemanusiaan. Dokumentasi dari lapangan juga menjadi sarana untuk memperlihatkan kerja nyata personel yang berada di garis depan membantu masyarakat.
“Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana, bahwa Polri hadir untuk masyarakat, Polri peduli terhadap korban bencana, dan Polri bersama masyarakat menghadapi serta melewati masa sulit ini,” tegas Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Melalui sinergi antara personel di lapangan dan jajaran Humas Polda NTT, setiap aksi kemanusiaan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi warga terdampak, tetapi juga mampu menghadirkan optimisme dan rasa aman di tengah masyarakat.
Di tengah kondisi pascagempa, kamera Humas bukan sekadar merekam gambar. Lebih dari itu, dokumentasi tersebut menjadi jembatan informasi yang memperlihatkan kerja nyata Polri—dari dapur yang mengepul untuk menyediakan makanan, bantuan yang berpindah tangan kepada warga, hingga personel yang terus berdiri di tengah masyarakat.
Humas Polda NTT
