Polda NTT Matangkan Program Polwan Mengajar, Siap Cetak Generasi Muda Sadar Hukum dan Berkarakter
Kupang, NTT – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran hukum di kalangan generasi muda melalui Program "Polwan Mengajar". Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat pembahasan program yang digelar pada Kamis, 9 April 2026, pukul 13.40 WITA hingga 15.28 WITA, bertempat di Ruang Vicon Lantai 2 Polda NTT.
Rapat ini dipimpin oleh Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda NTT Kombes Pol. Sudartomo, S.I.K., M.Si dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta perwira yang telah ditunjuk berdasarkan surat perintah, di antaranya Ps. Kasubbagmutjab Bagbinkar, Kasubdit 3 Ditreskrimsus, Kasubbidmulmed Bidhumas, serta personel lainnya.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya strategis Polda NTT dalam mengembangkan pendekatan edukatif kepada pelajar melalui Program Polwan Mengajar. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman hukum secara interaktif dan kolaboratif antara Polri dan pihak sekolah, sekaligus membekali para Polisi Wanita (Polwan) dengan metode serta teknik mengajar yang efektif.

Dalam arahannya, Dirbinmas menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh personel yang terlibat. Ia menginstruksikan agar setiap peserta menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, khususnya dalam penyusunan kurikulum yang akan melibatkan anggota SPN. Selain itu, Dirbinmas juga meminta agar segera disusun Nota Kesepahaman (MoU) dan Rencana Kerja (RK) sebagai landasan pelaksanaan program.
“Koordinasi lintas fungsi menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Oleh karena itu, setiap satuan kerja harus proaktif dalam mendukung pelaksanaannya,” tegasnya dalam rapat tersebut.
Lebih lanjut, Dirbinmas juga menyampaikan bahwa pertemuan lanjutan akan kembali digelar guna mematangkan persiapan teknis dan substansi program.

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko., S.I.K, M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Program Polwan Mengajar merupakan langkah inovatif dalam membangun kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar.
“Kapolda NTT menaruh perhatian besar terhadap program ini sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui Polwan Mengajar, diharapkan pelajar tidak hanya memahami hukum, tetapi juga memiliki kedisiplinan dan karakter yang kuat,” ujar Kabidhumas.
Ia juga menambahkan bahwa program ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri sebagai mitra pendidikan yang aktif dalam membangun masa depan bangsa.
“Program ini bukan sekadar penyampaian materi hukum, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter serta penanaman nilai-nilai kebangsaan. Polwan diharapkan mampu menjadi role model yang inspiratif bagi para siswa,” lanjutnya.
Dengan adanya rapat ini, diharapkan seluruh rangkaian persiapan Program Polwan Mengajar dapat berjalan optimal sehingga implementasinya di lapangan nantinya benar-benar memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur.
Humas Polda NTT
