Polda NTT Terjunkan Personel Bantu Pencarian Dua Nelayan Paga yang Hilang di Perairan Sikka

Polda NTT Terjunkan Personel Bantu Pencarian Dua Nelayan Paga yang Hilang di Perairan Sikka

Sikka, NTT – Dua orang nelayan asal Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, hingga kini masih dinyatakan hilang kontak setelah perahu motor yang mereka gunakan mengalami kerusakan saat melaut di sekitar perairan Paga.

Peristiwa tersebut dilaporkan secara resmi pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WITA, oleh seorang perempuan bernama Teresia Sindianti Mbere (26) ke SPKT Polsek Paga. Teresia merupakan keluarga dari salah satu nelayan yang hilang.

Dalam laporannya, Teresia menyampaikan bahwa dua nelayan berangkat mencari ikan pada Minggu, 25 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WITA, menggunakan sebuah perahu motor bermesin 35 PK menuju rumpon (rumpong) yang berjarak sekitar 5 mil dari bibir pantai perairan Paga.

Sekitar pukul 18.30 WITA, korban sempat menghubungi keluarga dan menginformasikan bahwa baling-baling perahu motor mereka terlepas, sehingga perahu tidak dapat bergerak. Sejak saat itu, kedua nelayan tidak lagi dapat dihubungi dan belum kembali ke rumah hingga laporan dibuat.

Adapun dua nelayan yang berada di dalam perahu motor tersebut masing-masing bernama Anwar Mahmud (35), alamat Watuwawi, RT/RW 019/009, Kelurahan Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka dan Norisius Sapa (31), alamat Sagandona, RT/RW 023/011, Kelurahan Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit SPKT I Polsek Paga Aipda Patrisius Rudi Kurniawan bersama Kanit Intelkam Polsek Paga Aipda Jainudin Kasim segera melakukan langkah kepolisian, mulai dari menerima laporan, melaporkan kepada Kapolsek Paga AKP Ferdinandus Do, hingga melakukan koordinasi dengan Sat Polairud Polres Sikka dan Basarnas Sikka.

Pada pukul 12.00 WITA, tim gabungan Basarnas Sikka bersama Polairud Polres Sikka resmi melakukan upaya pencarian dan pertolongan (SAR) di lokasi kejadian. Selain tim resmi, masyarakat Desa Paga juga turut membantu pencarian dengan menggunakan tiga unit perahu motor.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Polda NTT memberikan atensi penuh terhadap peristiwa tersebut.

“Polda NTT melalui jajaran Polres Sikka dan Polsek Paga telah bergerak cepat berkoordinasi dengan Basarnas serta unsur terkait untuk melakukan pencarian. Kami berharap upaya ini membuahkan hasil dan kedua nelayan dapat segera ditemukan,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra, Rabu (28/1/26).

Lebih lanjut, Kabidhumas Polda NTT juga mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan sebelum melaut.

“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan agar memastikan kondisi kapal dan mesin dalam keadaan baik sebelum berlayar serta selalu memperhatikan kondisi cuaca demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Berdasarkan data Basarnas, lokasi kejadian berada di Perairan Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, dengan koordinat 8°51'4.73"S – 122°3'46.8"E, berjarak sekitar 46 kilometer dari titik pantai. Kondisi cuaca saat pencarian dilaporkan berawan, dengan kecepatan angin 5–10 knot dari arah utara ke selatan.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih terus berlangsung dan dua nelayan tersebut belum ditemukan. Seluruh unsur SAR gabungan, termasuk Basarnas Maumere, Ditpolairud Polda NTT, Sat Polairud Polres Sikka, TNI, Polri, serta masyarakat setempat, masih berjibaku di lapangan untuk menemukan korban.