Polres Ende dan Bhayangkari Hadirkan Senyum di Tengah Luka Gempa, 44 Anak Terima Bantuan Pendidikan

Polres Ende dan Bhayangkari Hadirkan Senyum di Tengah Luka Gempa, 44 Anak Terima Bantuan Pendidikan

ENDE – Di tengah situasi pascagempa yang masih menyisakan trauma bagi sebagian warga, senyum dan semangat anak-anak di Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, kembali mendapat suntikan harapan.

Jajaran Polres Ende Polda NTT bersama Bhayangkari Cabang Ende menyalurkan bantuan sosial dari Ketua Umum Bhayangkari kepada anak-anak kurang mampu yang terdampak bencana gempa bumi, Jumat (4/9/2026).

Sebanyak 44 paket bantuan diserahkan kepada anak-anak di Lingkungan Paupanda Atas, RT 004/RW 002. Bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendukung anak-anak agar tetap bersemangat melanjutkan pendidikan di tengah kondisi pascabencana.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ende. Rombongan disambut Lurah Paupanda, Muhamad Kadir, bersama warga setempat.

Namun, kedatangan Kapolres Ende kali ini tidak sekadar membawa bantuan. Ia terlebih dahulu menyapa, berdialog dan berinteraksi langsung dengan anak-anak serta warga.

Suasana pun dibuat lebih ceria melalui yel-yel penyemangat yang diikuti bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa dan pembacaan puisi sebagai bentuk penguatan semangat serta harapan agar masyarakat tetap sehat, kuat dan situasi pascabencana segera kembali kondusif.

Kapolres Ende mengatakan, kehadiran dirinya bersama jajaran dan Bhayangkari merupakan bentuk kepedulian sekaligus amanah yang harus disampaikan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Kedatangan kami ke Kelurahan Paupanda selain untuk merawat tali silaturahmi, juga untuk menyampaikan amanah dari Ibu Ketua Umum Bhayangkari. Kami membawa bantuan untuk anak-anak kita yang terdampak bencana gempa bumi. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban serta membawa manfaat dan kegembiraan bagi anak-anak di sini,” ujar AKBP Yudhi Franata.

Ia menegaskan, perhatian terhadap anak-anak menjadi penting karena mereka merupakan generasi penerus bangsa yang harus tetap mendapatkan dukungan meskipun sedang berada dalam situasi sulit akibat bencana.

“Hari ini kami bersama pengurus Bhayangkari Cabang Ende hadir di tengah-tengah masyarakat dan adik-adik sekalian untuk menyalurkan bantuan berupa seragam sekolah, sepatu, serta susu. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan wujud solidaritas kami kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” lanjutnya.

Menurut AKBP Yudhi, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus mengurangi beban yang harus ditanggung para orang tua pascagempa.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melewati masa sulit tersebut dengan kekuatan dan optimisme.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan adik-adik serta meringankan beban para orang tua. Mari kita bersama-sama berdoa agar situasi sulit dan bencana yang sedang dihadapi ini segera berlalu, serta seluruh masyarakat Ende senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk kembali beraktivitas dengan baik,” ungkapnya.

Kepedulian tersebut mendapat sambutan hangat dari anak-anak penerima bantuan. Salah seorang siswi SMP, Intan Putri Tamrin, mewakili teman-temannya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Saya mewakili teman-teman ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolri dan Ibu Kapolres atas bantuan kepada kami. Semoga Ibu selalu diberkahi rezekinya, diberikan kesehatan dan umur yang panjang,” ucap Intan dengan tulus.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua RW 02 Lingkungan Paupanda Atas, Yasin Latif. Ia mengaku perhatian dari jajaran kepolisian dan Bhayangkari sangat berarti bagi warga, terutama anak-anak yang masih berusaha bangkit dari trauma akibat bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolri dan Kapolres Ende yang sudah bersedia membantu anak-anak di lingkungan kami, khususnya para pelajar SD, SMP dan SMA yang selama ini mengalami trauma psikis akibat bencana gempa. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk membangkitkan semangat dan membantu masa depan anak-anak kami,” kata Yasin.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari 33 pasang pakaian sekolah untuk siswa SMP/SMA, 11 pakaian anak, 11 pasang sepatu sekolah serta dua dos susu kemasan.

Lebih dari sekadar barang bantuan, kehadiran Polres Ende dan Bhayangkari membawa pesan bahwa anak-anak dan masyarakat terdampak gempa tidak berjalan sendiri menghadapi masa sulit.

Di tengah puing-puing dan trauma yang masih tersisa, perhatian kecil berupa seragam sekolah, sepatu, susu, sapaan hangat hingga yel-yel penyemangat menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kembali optimisme.

Polres Ende bersama Bhayangkari Cabang Ende berkomitmen untuk terus hadir memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan semangat anak-anak untuk belajar dan meraih masa depan tidak ikut runtuh bersama bencana.

Karena pemulihan pascabencana bukan hanya tentang membangun kembali rumah yang rusak, tetapi juga menghidupkan kembali harapan di hati mereka yang terdampak.

#NttPenuhKasih