Polri Hadir di Tengah Warga, Kapolres Nagekeo Pimpin Bakti Sosial Bersihkan Gereja Pasca Gempa Flores

Polri Hadir di Tengah Warga, Kapolres Nagekeo Pimpin Bakti Sosial Bersihkan Gereja Pasca Gempa Flores

Polri Hadir di Tengah Warga, Kapolres Nagekeo Pimpin Bakti Sosial Bersihkan Gereja Pasca Gempa FloresNAGEKEO, NTT — Kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polres Nagekeo. Pasca bencana gempa Flores, personel Polres Nagekeo bersama Brimob dan Bhabinkamtibmas melaksanakan bakti sosial dengan membersihkan lingkungan Gereja Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H., didampingi Dirkrimum Polda NTT selaku Pamatwil di Nagekeo, Wakapolres Nagekeo, para pejabat utama Polres Nagekeo, Kapolsek Aesesa, Kasipropam, personel Polres Nagekeo, anggota Brimob, serta Bhabinkamtibmas wilayah setempat.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Selain membantu mempercepat proses pembersihan, kegiatan tersebut juga bertujuan mengembalikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas ibadah di Gereja Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo.

Sejumlah bagian lingkungan gereja yang terdampak gempa menjadi sasaran pembersihan. Personel bersama pengurus gereja bergotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan plafon, menata area luar gedung, membersihkan lingkungan sekitar, hingga merapikan jalan akses menuju gereja.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Personel Polri dan pengurus gereja bahu-membahu mengangkat serta membersihkan material sisa dampak gempa. Gotong royong tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan lintas elemen masyarakat.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kehadiran personel Polri dalam situasi bencana merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas pengamanan dan penegakan hukum, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah. Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk empati dan kepedulian jajaran Polda NTT bersama Polres Nagekeo untuk membantu masyarakat bangkit dan kembali beraktivitas setelah bencana,” ujar Kombes Pol Sajimin.

Ia menambahkan, semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana, termasuk dalam menjaga hubungan yang harmonis di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak menghadapi situasi sulit ini sendirian. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, menguatkan semangat kebersamaan, serta mempererat silaturahmi dan kerukunan antarumat beragama,” lanjutnya.

Kombes Pol Sajimin juga menyampaikan apresiasi kepada personel Polres Nagekeo, Brimob, Bhabinkamtibmas, serta pengurus gereja yang bersama-sama terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Sinergi antara Polri dan masyarakat seperti ini merupakan kekuatan yang sangat penting dalam menghadapi setiap bencana. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, saling membantu dan bersama-sama memulihkan lingkungan yang terdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Wenslaus Dema, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polri yang telah hadir serta membantu membersihkan lingkungan gereja pascagempa.

“Atas nama seluruh umat Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda NTT beserta seluruh jajaran Polres Nagekeo, Brimob dan Bhabinkamtibmas yang telah hadir dan membantu membersihkan lingkungan gereja ini pasca gempa Flores. Kepedulian dan kehadiran Bapak/Ibu sekalian sangat meringankan beban kami,” ujar Wenslaus Dema.

Ia juga mendoakan agar seluruh anggota Polri senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Bagi Polri, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi membersihkan lingkungan gereja. Lebih dari itu, bakti sosial menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, memperkuat kepercayaan publik, serta memastikan semangat toleransi dan kerukunan tetap terjaga di tengah situasi pascabencana.

Kegiatan yang melibatkan unsur pimpinan dan personel Polres Nagekeo, Brimob, Bhabinkamtibmas serta pengurus gereja tersebut berakhir sekitar pukul 16.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, dengan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Nagekeo terpantau kondusif.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama masyarakat—baik dalam menjaga keamanan maupun ketika masyarakat membutuhkan uluran tangan dalam menghadapi bencana dan memulihkan kehidupan sehari-hari.