Pulihkan Trauma Korban Gempa, Polri Gelar Trauma Healing di Dusun Nioniba Ende

Pulihkan Trauma Korban Gempa, Polri Gelar Trauma Healing di Dusun Nioniba Ende

Ende — Upaya pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores terus dilakukan Polri. Di tengah situasi pengungsian, warga Dusun Nioniba, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende, mendapatkan pendampingan psikologis melalui kegiatan trauma healing, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut menyasar warga yang masih mengalami rasa takut, kepanikan dan kecemasan setelah merasakan langsung guncangan gempa bumi yang terjadi di wilayah Flores.

Trauma healing dilakukan dengan pendekatan yang humanis dan interaktif melalui teknik Butterfly Hug dan USEFT. Metode tersebut diberikan sebagai upaya membantu warga mengelola emosi serta memulihkan keseimbangan mental setelah menghadapi situasi bencana.

Kegiatan dipimpin Kabag Psikologi Ro SDM Polda NTT Kompol Chrismawan, S.Psi., M.Psi., Psikolog, didampingi Paur Subbagpsipers Polda Jatim Iptu Ellan Wahyudi, S.Psi., Psikolog, serta melibatkan personel Psikologi Polda Jatim dan konselor Polres Ende.

Melalui pendampingan tersebut, warga diajak untuk mengenali dan mengelola rasa takut maupun kecemasan yang muncul pascagempa. Pendekatan dilakukan secara bertahap agar masyarakat dapat kembali merasa aman dan mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa trauma healing menjadi bagian penting dalam penanganan masyarakat terdampak bencana, karena pemulihan tidak hanya menyangkut kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental warga.

“Trauma healing ini merupakan upaya untuk membantu masyarakat memulihkan keseimbangan emosional dan mental setelah mengalami kepanikan serta ketakutan akibat gempa. Kami berharap warga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dengan rasa aman dan tenang,” ujar Kapolres Ende.

Ia menambahkan, kehadiran personel Polri bersama tenaga psikologi di lokasi pengungsian merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan selama masa pemulihan pascabencana.

Kegiatan trauma healing tersebut diikuti sekitar 70 warga dan berakhir pada pukul 12.40 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.

Kehadiran tim psikologi di Dusun Nioniba menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya melalui bantuan dan pelayanan fisik, tetapi juga dengan memberikan penguatan mental agar warga mampu bangkit dan kembali menata kehidupan setelah bencana.

Polri hadir untuk menguatkan, menenangkan, dan menemani masyarakat melewati masa sulit pascabencana.

#PoldaNTTPenuhKasih #PrayForFloresNTT #PolriPeduli #PolriUntukMasyarakat