Satgas Pangan Polda NTT Sidak Pasar Jelang Nyepi dan Idulfitri, Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Satgas Pangan Polda NTT Sidak Pasar Jelang Nyepi dan Idulfitri, Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Kupang — Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah, Satgas Pangan Polda Nusa Tenggara Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar di Kota Kupang, Kamis (12/3/2026).

Sidak yang dilaksanakan di Pasar Oeba dan Pasar Inpres Naikoten tersebut bertujuan untuk memastikan keterjangkauan harga, ketersediaan stok bahan pokok, serta kelancaran distribusi barang dan jasa bagi masyarakat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTT Kombes Pol Hans Rachmatulloh Irawan, S.I.K., M.H. mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok menjelang hari raya.

“Kegiatan sidak pasar ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Kami juga memastikan distribusi barang berjalan lancar sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan,” ujar Kombes Pol Hans Rachmatulloh Irawan.

Sidak tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Wakil Gubernur NTT, Plt Asisten I Provinsi NTT, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Dinas Perhubungan, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan, perwakilan Kejaksaan Tinggi NTT, Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT, serta jajaran Satgas Pangan Polda NTT.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap harga sejumlah komoditas pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Di Pasar Inpres Naikoten, harga beberapa komoditas tercatat antara lain daging ayam Rp34.000 per kilogram, bawang merah dan bawang putih Rp34.000 per kilogram, daging sapi Rp110.000 per kilogram, cabai rawit Rp75.000 per kilogram, cabai keriting Rp50.000 per kilogram, cabai besar Rp50.000 per kilogram, minyak goreng merek Minyak Kita Rp15.500 per liter, serta beras SPHP Rp65.000 per 5 kilogram.

Sementara di Pasar Oeba Kota Kupang, harga komoditas relatif sama dengan Pasar Naikoten, ditambah dengan komoditas ikan seperti ikan tongkol Rp40.000 per kilogram dan ikan kakap putih Rp45.000 per kilogram.

Kombes Pol Hans menegaskan bahwa dari hasil pengecekan di dua titik pasar tersebut tidak ditemukan komoditas yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET) atau harga acuan pemerintah (HAP).

“Dari hasil sidak yang dilakukan, secara umum harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil dan tidak ditemukan komoditas yang dijual di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Satgas Pangan Polda NTT akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan guna mencegah adanya praktik penimbunan barang maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pengawasan bersama instansi terkait agar stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga hingga perayaan hari raya nanti,” pungkasnya.