Tampilkan 12 Gerakan Dasar Lalu Lintas, Anak-anak PKS Meriahkan Rakernis Ditlantas Polda NTT TA 2026
Kupang, NTT – Kehadiran anak-anak Patroli Keamanan Sekolah (PKS) menjadi salah satu momen menarik dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aula Hotel Harper, Kota Kupang, Rabu (21/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak PKS menampilkan 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas. Penampilan ini menjadi gambaran nyata pentingnya menanamkan pengetahuan, kedisiplinan, dan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini, sekaligus memperkenalkan peran generasi muda dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Dengan penuh semangat dan kekompakan, anak-anak PKS memperagakan gerakan-gerakan dasar pengaturan lalu lintas yang menjadi salah satu pengetahuan penting dalam membantu menciptakan ketertiban di jalan raya. Kehadiran mereka juga memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan Rakernis, yang menjadi forum evaluasi, koordinasi, dan penguatan pelaksanaan tugas fungsi lalu lintas di wilayah hukum Polda NTT.
Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan anak-anak PKS dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk edukasi dan pembinaan yang positif untuk membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

“Kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini. Kehadiran anak-anak Patroli Keamanan Sekolah yang memperagakan 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas dalam kegiatan Rakernis ini menjadi salah satu bentuk edukasi yang positif untuk mengenalkan aturan, kedisiplinan, serta pentingnya keselamatan di jalan raya,” ujar Kabidhumas menyampaikan pesan Kapolda NTT.
Menurutnya, pendidikan lalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, pihak sekolah, dan seluruh elemen masyarakat. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, anak-anak diharapkan mampu memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, baik ketika berjalan kaki, bersepeda, maupun saat menggunakan kendaraan bersama orang tua.
“Anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas. Kami berharap melalui kegiatan PKS, nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap keselamatan sesama pengguna jalan dapat tumbuh dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Lebih jauh, keberadaan PKS menjadi salah satu sarana pembinaan pelajar untuk menumbuhkan kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Melalui kegiatan tersebut, para pelajar juga dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta menyebarkan pesan positif kepada teman sebaya dan lingkungan sekitarnya.

Rakernis Fungsi Lalu Lintas Ditlantas Polda NTT TA 2026 sendiri menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan langkah pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas. Di tengah berbagai tantangan keselamatan jalan raya, pendekatan edukatif kepada masyarakat, termasuk anak-anak dan kalangan pelajar, menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif.
Polda NTT terus mendorong agar edukasi keselamatan berlalu lintas dilakukan secara konsisten, humanis, dan melibatkan berbagai pihak. Upaya tersebut diharapkan dapat membentuk perilaku masyarakat yang lebih tertib, meningkatkan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan, serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Penampilan 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas oleh anak-anak PKS dalam Rakernis ini pun menjadi pengingat bahwa budaya tertib berlalu lintas perlu dibangun bersama sejak dini. Dari lingkungan sekolah, semangat disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan diharapkan tumbuh menjadi gerakan bersama demi terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Nusa Tenggara Timur.
Humas Polda NTT
