Kombes Pol Budi Purwatiningsih Perkuat Jejaring Polwan RI di Konferensi IAWP 2026

Kombes Pol Budi Purwatiningsih Perkuat Jejaring Polwan RI di Konferensi IAWP 2026

Bali – Semangat perempuan dalam memimpin perubahan di dunia kepolisian menjadi salah satu pesan penting yang mengemuka dalam International Association of Women Police (IAWP) Training Conference 2026 yang digelar di Bali.

Salah satu delegasi Polwan Republik Indonesia yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Kombes Pol Budi Purwatiningsih, S.E., M.H., Widyaiswara Sespimti Sespim Lemdiklat Polri. Ia mengikuti rangkaian konferensi yang berlangsung pada September 2026 bersama ratusan peserta dari berbagai negara.

Konferensi IAWP ke-63 tahun 2026 mengusung tema “Women Leading Global Change” atau Perempuan Memimpin Perubahan Global. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman dan praktik terbaik antarpenegak hukum perempuan dari berbagai negara.

Kombes Pol Budi mengatakan keikutsertaan dalam forum internasional tersebut memberikan kesempatan bagi Polwan RI untuk memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring profesional dengan anggota kepolisian perempuan dari berbagai belahan dunia.

“Konferensi ini bukan sekadar pertemuan internasional, tetapi menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan dan praktik terbaik dalam menghadapi tantangan kepolisian yang terus berkembang,” ujar Kombes Pol Budi.

Menurutnya, salah satu hal penting yang dapat dipetik dari forum tersebut adalah semakin kuatnya peran perempuan dalam kepemimpinan kepolisian. Perempuan tidak hanya menjadi bagian dari perubahan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk tampil sebagai pemimpin dan penggerak transformasi institusi.

Laporan kegiatan IAWP 2026 mencatat bahwa konferensi diarahkan pada pengembangan profesional dan kepemimpinan, keterlibatan masyarakat dan kolaborasi, teknologi berkembang, teknik investigasi, serta praktik terbaik dan inovasi dalam kepolisian.

Kombes Pol Budi menilai pertukaran pengalaman antarnegara menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas personel Polri, khususnya Polwan, agar semakin adaptif menghadapi perkembangan lingkungan strategis.

“Banyak pengalaman dan pendekatan yang dapat kita pelajari, mulai dari kepemimpinan, pemanfaatan teknologi, keterlibatan masyarakat, sampai bagaimana membangun kepercayaan publik. Semua itu dapat menjadi bahan pembelajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian,” jelasnya.

Konferensi tersebut diikuti sekitar 600 peserta, yang terdiri dari Polwan RI dari berbagai satuan kerja Mabes Polri dan jajaran Polda serta anggota IAWP dari 43 negara.

Berbagai materi dibahas selama konferensi, di antaranya transformasi kepolisian melalui teknologi, kepemimpinan dalam situasi krisis, keterlibatan masyarakat, investigasi kejahatan terorganisir, perlindungan perempuan dan anak, hingga kepemimpinan inklusif.

Tidak hanya kegiatan akademik dan pelatihan, rangkaian IAWP 2026 juga diisi kegiatan sosial dan lingkungan, termasuk Parade of Nations, kegiatan bersih-bersih pantai serta penanaman mangrove. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya memperlihatkan peran kepolisian yang responsif terhadap isu kemanusiaan, kesetaraan gender dan keberlanjutan lingkungan.

Bagi Kombes Pol Budi, pengalaman mengikuti forum internasional tersebut menjadi kesempatan untuk membawa pulang berbagai perspektif dan pembelajaran yang dapat dikembangkan dalam lingkungan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia Polri.

“Yang kita bawa pulang bukan hanya pengalaman mengikuti konferensi, tetapi juga semangat untuk terus belajar, membangun jejaring, dan mengembangkan kepemimpinan yang inklusif serta profesional,” ungkapnya.

Ia berharap keterlibatan Polwan RI dalam forum internasional seperti IAWP dapat semakin memperkuat kapasitas perempuan dalam kepolisian sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.

Konferensi IAWP 2026 sendiri menjadi momentum penting bagi Indonesia karena untuk pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah setelah 63 tahun IAWP berdiri. Laporan kegiatan juga menekankan bahwa forum tersebut diarahkan bukan sekadar seremoni, melainkan sebagai sarana pertukaran informasi, pengalaman dan peningkatan kapasitas kepolisian, khususnya Polwan.

Keikutsertaan Kombes Pol Budi Purwatiningsih bersama delegasi Polwan RI di forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi kepolisian sekaligus menunjukkan kontribusi perempuan Indonesia dalam perkembangan kepolisian di tingkat global.