Tergerak Nurani, Anggota Polri Bersama Pemuda dan Mahasiswa Pasang Lampu Jalan Demi Keselamatan Warga

Tergerak Nurani, Anggota Polri Bersama Pemuda dan Mahasiswa Pasang Lampu Jalan Demi Keselamatan Warga

Kupang – Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui tugas penegakan hukum. Berbekal kepedulian dan semangat gotong royong, seorang anggota Polri di Nusa Tenggara Timur mengambil langkah nyata untuk membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga.

Adalah Aipda Ronald Hati, personel Biro SDM Polda NTT yang juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Desa Bolok, Kabupaten Kupang. Tergerak oleh kondisi jalan yang minim penerangan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, ia menginisiasi pemasangan lampu jalan di kawasan Mangga Tiga Helong Raya, Dusun 2 RT 007 RW 004, Desa Bolok, Kabupaten Kupang, Rabu (24/6/2026) sore.

Kegiatan tersebut melibatkan para pemuda desa serta mahasiswa Universitas Persatuan Guru 1945 NTT yang bersama-sama bergotong royong membangun fasilitas penerangan bagi masyarakat.

Di lokasi yang selama ini dikenal cukup gelap saat malam hari, puluhan warga tampak bahu-membahu menggali lubang, mendirikan tiang, memasang lampu, hingga melakukan instalasi jaringan penerangan. Seluruh proses dilakukan secara swadaya dengan semangat kebersamaan yang tinggi.

Aipda Ronald Hati mengatakan, inisiatif tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap kondisi jalan yang kerap dilalui masyarakat setiap hari, namun belum memiliki penerangan yang memadai.

“Melihat kondisi jalan yang minim penerangan, kami berinisiatif bersama pemuda dan mahasiswa untuk menanam tiang sekaligus memasang lampu jalan agar masyarakat bisa berkendara dengan lebih aman,” ujarnya.

Menurutnya, keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ia mengajak berbagai elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang.

Semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan kegiatan tersebut. Mulai dari pengadaan material berupa besi dan lampu hingga proses pemasangan, seluruhnya dilakukan secara mandiri oleh para pemuda, mahasiswa, dan masyarakat yang peduli terhadap keselamatan lingkungan sekitar.

Bagi para mahasiswa yang terlibat, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi nilai-nilai kepedulian sosial yang mereka pelajari di kampus.

Kehadiran lampu jalan tersebut pun langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya Dian (26), seorang pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Ia mengaku bersyukur dan mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Aipda Ronald Hati bersama para pemuda dan mahasiswa.

“Terima kasih buat Aipda Ronald Hati, pemuda dan mahasiswa yang sudah menanam tiang sekaligus lampu. Jadi kami lebih tenang saat melewati lokasi ini karena tidak gelap lagi,” ujarnya.

Bagi warga Desa Bolok, lampu jalan yang kini berdiri mungkin terlihat sederhana. Namun di balik cahaya yang menerangi jalan pada malam hari, terdapat kepedulian, kebersamaan, dan semangat pengabdian yang lahir dari keinginan tulus untuk membantu sesama.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara anggota Polri, pemuda, mahasiswa, dan masyarakat dapat menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar bagi kehidupan sehari-hari. Sebab terkadang, menjaga keselamatan tidak harus dimulai dengan langkah besar, melainkan dari sebuah lampu yang menerangi jalan dan memberi rasa aman bagi setiap orang yang melintas.

#NttPenuhKasih