Wujud Empati dan Kemanusiaan, Kabid TIK Polda NTT Bersama Kapolres Sumba Barat Melayat ke Rumah Duka Almarhum Jowa Tana

Wujud Empati dan Kemanusiaan, Kabid TIK Polda NTT Bersama Kapolres Sumba Barat Melayat ke Rumah Duka Almarhum Jowa Tana

Sumba Barat, NTT — Suasana duka yang mendalam menyelimuti Kampung Wai Makapal, Desa Baliledo, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat. Di tengah prosesi duka atas berpulangnya almarhum Jowa Tana, jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menunjukkan kepedulian dan pendekatan humanis yang tinggi melalui kunjungan langsung ke rumah duka, Minggu (20/9/2026) sore.

Kabid TIK Polda NTT, Kombes Pol. Yoseph Krisbiyanto, S.I.K., tiba di lokasi sekitar pukul 16.15 Wita. Kedatangannya didampingi langsung oleh Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali, S.H., M.M., bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Sumba Barat.

Kedatangan rombongan pejabat kepolisian ini disambut secara adat oleh pihak keluarga almarhum Jowa Tana, didampingi oleh Camat Loli, David Mikael Bolo, S.P., dan Kepala Desa Baliledo, Lukas L. Kadauki. Suasana kekeluargaan tampak kental mencairkan ketegangan yang sempat terjadi di wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sumba Barat menyerahkan santunan duka secara langsung kepada pihak keluarga sebagai bentuk bela sungkawa dan kepedulian institusi. Bantuan yang diserahkan meliputi 1 ekor kerbau jantan, 5.000 liter air bersih untuk kebutuhan keluarga dan pelayat, serta 1 lembar tripleks.

Mewakili keluarga almarhum Jowa Tana, Ama Bili Rina menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian besar yang diberikan oleh Kapolda NTT dan Kapolres Sumba Barat. Menurutnya, bantuan dan kehadiran jajaran kepolisian sangat meringankan beban yang sedang dipikul oleh keluarga.

"Dengan besarnya perhatian Kapolda NTT bersama Kapolres Sumba Barat, sehingga kami dari pihak keluarga merasa malu hati. Dalam kesempatan ini juga kami kembali memohon maaf atas perlakuan kami yang telah melakukan aksi penyerangan dan perusakan terhadap kantor Polres Sumba Barat," ujar Ama Bili Rina di hadapan para hadirin.

Ia juga menambahkan bahwa setelah acara pemakaman selesai, pihak keluarga berencana mendatangi kembali Mako Polres Sumba Barat untuk menyelesaikan permasalahan hukum yang ada secara terbuka, baik melalui proses hukum maupun penyelesaian secara kekeluargaan (damai). Sebagai wujud terima kasih, pihak keluarga sempat mempersembahkan 1 lembar kain tradisional, 1 ekor babi, dan 1 ekor kambing kepada Kapolres Sumba Barat.

Menanggapi pemberian tersebut, Kapolres Sumba Barat dengan bijak menerima kain tradisional sebagai simbol penghormatan adat, sementara 1 ekor babi dan 1 ekor kambing dikembalikan kepada pihak keluarga agar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk kelancaran acara pemakaman almarhum.

Rencananya, pemakaman almarhum Jowa Tana akan dilangsungkan pada hari Senin (21/9/2026) pukul 13.00 Wita di halaman rumah duka di Kampung Wai Makapal. Pihak keluarga secara resmi mengundang Kabid TIK Polda NTT, Kapolres Sumba Barat, beserta PJU untuk hadir, yang disambut secara positif oleh pihak kepolisian untuk kembali hadir dalam prosesi pemakaman tersebut. Rangkaian kunjungan berakhir pukul 18.00 Wita dalam situasi yang aman dan terkendali.

Menyikapi kegiatan kunjungan duka tersebut, Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko., S.I.K, M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., memberikan keterangan resmi.

Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan bahwa langkah yang diambil oleh Kabid TIK Polda NTT dan Kapolres Sumba Barat merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam memupuk empati dan kedekatan kultural.

"Bapak Kapolda NTT mengapresiasi langkah humanis yang dilakukan oleh jajarannya di Sumba Barat. Polri senantiasa hadir membawa semangat kedamaian, merangkul masyarakat, serta turut merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga yang sedang berduka," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Lebih lanjut, Kabidhumas Polda NTT juga menyambut baik iktikad baik dari pihak keluarga almarhum. Pihaknya berharap komunikasi yang terbangun secara kekeluargaan ini dapat terus merajut kembali keharmonisan, keamanan, dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sumba Barat ke depannya.