AKP Sriyono Jadi Inspektur Upacara di SMP Negeri 12 Kupang, Tekankan Disiplin dan Anti-Bullying
Kupang — Komitmen pembinaan generasi muda terus dilakukan oleh jajaran Polda Nusa Tenggara Timur melalui kegiatan menjadi inspektur upacara di sekolah-sekolah. Kali ini, kegiatan berlangsung di SMP Negeri 12 Kupang, yang berlokasi di Jalan Oebon I, Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Senin (2/3/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Ps Kasi BinKommas Subdit Binpolmas Ditbinmas Polda NTT, AKP Sriyono. Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Subdit Binpolmas, Kepala Sekolah beserta staf dan guru, serta seluruh siswa-siswi SMP Negeri 12 Kupang.
Dalam amanatnya, AKP Sriyono menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengimbau para siswa agar selalu menjaga disiplin sebagai fondasi pembentukan karakter dan mental yang kuat.
Selain itu, para pelajar diingatkan untuk menghormati orang tua dan guru, tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencederai nama baik sekolah, serta menjauhi segala bentuk perundungan (bullying).
“Jangan melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan masa depan kalian sendiri maupun memengaruhi teman-teman lainnya. Jagalah nama baik keluarga dan sekolah,” pesan AKP Sriyono di hadapan peserta upacara.
Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri untuk masa depan, berperilaku sesuai norma agama, budaya, dan adat, serta memperhatikan kelengkapan berkendara bagi siswa yang sudah menggunakan kendaraan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan positif di lingkungan sekolah, Subdit Binpolmas turut menyerahkan sarana kontak berupa bola kaki, bola voli, dan net kepada pihak sekolah, guna mendorong aktivitas olahraga dan pembinaan karakter melalui kegiatan yang sehat dan produktif.
Dirbinmas Polda NTT, Kombes Pol Sudartomo, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa program Polisi menjadi Inspektur Upacara merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran hukum dan karakter disiplin sejak usia sekolah.
“Kami ingin membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan sadar hukum. Pendekatan edukatif seperti ini menjadi salah satu upaya preventif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 08.00 Wita tersebut berjalan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda NTT.
Humas Polda NTT
