IPTU YD. Palinggi Pimpin Upacara di SMPN 14 Kupang, Tanamkan Disiplin dan Akhlak kepada Pelajar

IPTU YD. Palinggi Pimpin Upacara di SMPN 14 Kupang, Tanamkan Disiplin dan Akhlak kepada Pelajar

Kupang — Komitmen menghadirkan Polri di lingkungan pendidikan kembali diwujudkan oleh jajaran Polda Nusa Tenggara Timur melalui kegiatan menjadi Inspektur Upacara di SMPN 14 Kota Kupang, Senin (2/3/2026).

Upacara yang dimulai pukul 07.00 Wita tersebut dilaksanakan berdasarkan Sprin Kapolda NTT Nomor: Sprin/249/II/2026 tanggal 27 Februari 2026. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, IPTU YD. Palinggi, S.H., yang merupakan Perwira Pertama Ditintelkam Polda NTT.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Sekolah SMPN 14 Kota Kupang Ibu Karabi, para guru dan staf, perwakilan Kapolsek Alak Aipda Mexi Adoe, anggota Ditintelkam Polda NTT, serta sekitar 500 siswa-siswi.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih diiringi Lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pembukaan UUD 1945, hingga amanat pembina upacara.

Dalam amanatnya, IPTU YD. Palinggi menyampaikan pesan-pesan penting terkait tugas dan fungsi Kepolisian sebagai pemelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), penegak hukum, serta pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia menegaskan bahwa terciptanya situasi aman dan tertib juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelajar.

“Sebagai siswa, kalian memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban di lingkungan sekolah dengan bersikap disiplin, menaati peraturan, serta menjauhi kenakalan remaja seperti perundungan, perkelahian, dan penyalahgunaan media sosial,” tegasnya di hadapan peserta upacara.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, bersikap jujur, sopan santun, serta saling menghargai sesama teman. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter dan integritas.

Dirbinmas Polda NTT, Kombes Pol Sudartomo, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Polisi menjadi Inspektur Upacara di sekolah-sekolah merupakan bagian dari strategi pembinaan generasi muda.

“Kami ingin membangun kesadaran hukum dan karakter pelajar sejak dini. Sekolah harus menjadi ruang yang aman, tertib, dan kondusif untuk tumbuhnya generasi yang disiplin dan berintegritas,” ungkapnya.

Upacara berakhir dengan pembacaan doa, laporan pemimpin upacara, serta penghormatan kepada inspektur upacara sebelum barisan dibubarkan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh semangat.

Melalui program ini, diharapkan sinergi antara Polri dan dunia pendidikan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan membentuk generasi muda NTT yang berkarakter serta sadar hukum.