Bangun Generasi Muda Berkarakter, Polda NTT Sampaikan Pesan Anti-Bullying dan Tertib Berlalu Lintas
KUPANG – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat edukasi kepada generasi muda melalui lingkungan pendidikan. Kali ini, personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTT hadir dalam Upacara Bendera di SMP Negeri 12 Kota Kupang, Senin (26/10/2026), untuk menyampaikan pesan tentang bahaya perundungan (bullying), narkoba, serta pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Quick Wins Kapolri Tahun 2026, sekaligus menjadi upaya membangun kedekatan antara Polri dan dunia pendidikan.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Ipda Martin A. M. Nabu, S.H., Ps. Paur SISTNK Subdit Regident Ditlantas Polda NTT, menyampaikan edukasi yang menekankan pentingnya kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, serta kesadaran untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Upacara tersebut diikuti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, para guru, serta siswa dan siswi SMP Negeri 12 Kupang.
Dirbinmas Polda NTT Tekankan Pentingnya Pembinaan Generasi Muda
Dirbinmas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menghindari perilaku negatif.
Melalui kegiatan pembinaan di sekolah, Polri mendorong para siswa untuk berani menolak perundungan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta memahami bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian bersama sejak usia dini.
Pembinaan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghormati, kepatuhan terhadap aturan, dan kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi bagi diri sendiri maupun orang lain.
Tiga Pesan Penting bagi Pelajar
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai tiga hal utama yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Pertama, bahaya bullying atau perundungan. Para pelajar diharapkan tidak melakukan tindakan mengejek, menghina, mengintimidasi, atau menyakiti teman, serta berani mengambil sikap untuk mencegah perilaku tersebut di lingkungan sekolah.
Kedua, bahaya narkoba. Siswa diingatkan untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang dapat merusak kesehatan, masa depan, serta cita-cita mereka.
Ketiga, keselamatan berlalu lintas. Para pelajar diajak menumbuhkan kesadaran untuk menaati aturan lalu lintas, memahami pentingnya perilaku aman di jalan, dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap perjalanan.
Melalui pesan-pesan tersebut, Polri berharap sekolah dapat menjadi ruang yang aman dan positif bagi siswa untuk belajar, berinteraksi, serta mengembangkan potensi diri.
Sekolah Harapkan Kehadiran Polisi Berkelanjutan
Pihak SMP Negeri 12 Kupang menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel kepolisian dalam upacara bendera. Pihak sekolah juga berharap anggota Polri dapat lebih sering hadir dalam kegiatan serupa, sehingga kehadiran polisi dapat menjadi motivasi dan teladan bagi para siswa dalam menanamkan kedisiplinan, semangat belajar, serta rasa cinta tanah air.
Selain itu, sekolah berharap kegiatan pembinaan dan edukasi kepolisian dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama terkait ketertiban berlalu lintas dan pembentukan karakter pelajar.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pelaksanaan upacara ini sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polda NTT dan pihak sekolah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, disiplin, dan kondusif.
Melalui program Quick Wins Kapolri Tahun 2026, Polda NTT berkomitmen untuk terus membangun kedekatan dengan generasi muda melalui edukasi yang bermanfaat, sehingga para pelajar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, taat aturan, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
#PolisiBersamaMasyarakat #PoldaNTT
Humas Polda NTT
