Ditpolairud Polda NTT Selamatkan Penyu Sisik di Perairan Labuan Bajo
Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda NTT kembali menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian satwa laut. Seekor penyu jenis sisik yang merupakan satwa dilindungi berhasil diselamatkan oleh personel Ditpolairud di perairan sekitar Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Senin (9/3/2026).

Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penyu tersebut ditemukan dalam kondisi lemah dan tidak mampu berenang dengan baik karena tubuhnya dipenuhi tritip.
“Penyu tersebut pertama kali terlihat terapung di sekitar pelabuhan marina oleh anggota piket kapal patroli KP.P Padar sekitar pukul 09.40 Wita,” jelas Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H.
Melihat kondisi satwa yang dilindungi tersebut, personel Ditpolairud bersama awak kapal wisata yang berada di sekitar lokasi segera melakukan penyelamatan. Sekitar pukul 09.47 Wita, penyu tersebut berhasil diamankan dan dibawa ke atas kapal patroli KP.P Padar XXII-3018 untuk dilakukan pembersihan tritip yang menempel di bagian tubuhnya.
Setelah itu, personel Ditpolairud langsung berkoordinasi dengan pihak Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) dan World Wide Fund for Nature guna penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 11.30 Wita, tim dari BKKPN dan WWF tiba di kapal patroli untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan serta pengukuran terhadap penyu tersebut.
Namun karena kondisi penyu belum menunjukkan perbaikan, sekitar pukul 12.30 Wita personel Ditpolairud bersama tim BKKPN dan WWF memutuskan membawa satwa tersebut ke kolam perawatan milik BKKPN di Labuan Bajo.
“Untuk sementara penyu dirawat di kolam milik BKKPN hingga kondisinya pulih. Setelah dinyatakan sehat, penyu tersebut akan dilepas kembali ke habitat aslinya,” ungkap Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H.
Kegiatan penyelamatan ini melibatkan personel Marnit Labuan Bajo, dua orang petugas BKKPN, serta tiga orang dari LSM WWF.
Direktur Polairud Polda NTT menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan, tetapi juga turut berperan dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dan satwa yang dilindungi di wilayah Nusa Tenggara Timur.
“Kami berkomitmen untuk menjaga kelestarian laut dan satwa dilindungi. Jika masyarakat menemukan satwa laut yang membutuhkan pertolongan, segera laporkan kepada petugas,” pungkasnya.
Humas Polda NTT
