Jalankan Misi Kemanusiaan Penanganan Gempa, Kapolda NTT Beri Penghargaan kepada Tim Trauma Healing Polda Jateng dan Polda NTB

Jalankan Misi Kemanusiaan Penanganan Gempa, Kapolda NTT Beri Penghargaan kepada Tim Trauma Healing Polda Jateng dan Polda NTB

LABUAN BAJO — Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT) Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama rombongan berangkat dari Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo menuju Bandara Frans Sales Lega, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Rabu (2/9/2026).

Keberangkatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan misi kemanusiaan dalam penanganan dampak bencana alam gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WITA. Gempa tersebut tercatat memiliki magnitudo 7,0, berlokasi pada koordinat 8,33 LS dan 121,32 BT, sekitar 38 kilometer timur laut Mbai, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 10 kilometer.

Kapolda NTT bersama rombongan menggunakan pesawat Casa 212 Polri dengan nomor registrasi P-4101. Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo pada pukul 08.18 WITA menuju Ruteng.

Rombongan terdiri dari Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ibu Vily Rudi Darmoko; Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., bersama Ibu Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ibu Ratih Faizal; Dirpolairud Polda NTT Kombes Pol. Irwan Deffi Nasution, S.I.K., M.H., beserta ibu; Dirsamapta Polda NTT Kombes Pol. Prianggodo Heru Kunprasetio, S.I.K.; Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H.; Koorspripim Polda NTT Kompol M. Ichwan Nugraha, S.I.K., M.Si.; Kaurbungkol Polda NTT Iptu Arviandre Maliki, S.I.K.; serta ADC Kapolda NTT dan ADC Ibu Kapolda NTT.

Sebelum bertolak menuju Ruteng, Kapolda NTT bersama rombongan terlebih dahulu memberikan penghargaan secara simbolis kepada Tim TH Polda Jawa Tengah dan Polda Nusa Tenggara Barat yang selama penanganan bencana telah memberikan dukungan tenaga dan bantuan bagi masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi.

Penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk piagam penghargaan, selendang kain tenun khas NTT, serta cendera mata sebagai ungkapan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta kepedulian personel dalam mendukung upaya kemanusiaan di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Kapolda NTT melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keberangkatan Kapolda bersama rombongan merupakan bentuk komitmen Polda NTT untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.

“Bapak Kapolda NTT menyampaikan bahwa penanganan bencana bukan hanya persoalan tugas kedinasan, tetapi merupakan panggilan kemanusiaan. Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi,” ujar Kabidhumas Polda NTT.

Menurutnya, sinergi dan solidaritas antarsatuan kewilayahan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi kebencanaan. Dukungan dari personel Polda Jateng dan Polda NTB menjadi bagian dari semangat kebersamaan dalam membantu masyarakat NTT melewati masa pemulihan.

“Penghargaan yang diberikan kepada personel Polda Jawa Tengah dan Polda Nusa Tenggara Barat merupakan bentuk terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya dari Bapak Kapolda NTT atas dedikasi, kepedulian, tenaga, dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana. Ini adalah wujud solidaritas dan semangat Bhayangkara untuk kemanusiaan,” jelas Kombes Pol. Henry.

Rangkaian keberangkatan dimulai pada pukul 07.10 WITA, saat Kapolda NTT bersama rombongan tiba di Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo. Lima menit kemudian, rombongan menuju VIP Room untuk melaksanakan rangkaian kegiatan sebelum penerbangan.

Pada pukul 07.20 WITA, dilaksanakan pemberian penghargaan secara simbolis kepada Tim TH Polda Jawa Tengah dan Polda NTB. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan kuatnya solidaritas antaranggota Polri dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Selanjutnya, pada pukul 07.45 WITA, Kapolda NTT beserta rombongan melaksanakan boarding melalui VIP Room Bandara Internasional Komodo. Tepat pukul 08.18 WITA, pesawat Casa 212 Polri P-4101 lepas landas menuju Bandara Frans Sales Lega, Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Keberangkatan Kapolda NTT tersebut turut diantar oleh Kapolres Manggarai Barat AKBP Cristian Kadang, S.I.K., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Manggarai Barat, Ny. Keken Kadang, serta Wakapolres Manggarai Barat Kompol Martinus Pake, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polres Manggarai Barat.

Kehadiran Kapolda NTT di wilayah terdampak menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan bencana berjalan secara optimal, sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat dan personel yang berada di lapangan.

Polda NTT menegaskan bahwa dalam setiap situasi bencana, Polri akan terus mengedepankan kecepatan respons, sinergitas, kepedulian, dan pelayanan kemanusiaan. Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk hadir, melindungi, mengayomi, dan membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur dalam menghadapi dampak bencana.

“Pesan Bapak Kapolda, jangan pernah lelah untuk membantu masyarakat. Dalam kondisi bencana, sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan memiliki arti besar bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan. Semangat gotong royong dan solidaritas harus terus kita jaga,” pungkas Kabidhumas Polda NTT.