Jumat Curhat di Oepura, Polda NTT Perkuat Komunikasi dan Respons Aspirasi Warga

Jumat Curhat di Oepura, Polda NTT Perkuat Komunikasi dan Respons Aspirasi Warga

Kupang — Suasana dialog terbuka dan penuh keakraban mewarnai kegiatan Jumat Curhat yang digelar Polda Nusa Tenggara Timur bersama warga Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Jumat (27/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Polda NTT diwakili oleh Kasubdit Kamsel AKBP Nur Aini Rosidah, S.E., S.I.K., M.M. dan Kasubid Penmas Kompol.Marthin Ardjon,S.H. Turut hadir Lurah Oepura beserta staf, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, remaja, serta warga setempat.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K. M.H, melalui Kasubid Penmas, Kompol Marthin Ardjon, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan wadah komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat.

“Agenda utama Jumat Curhat adalah mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, dan saran masyarakat terkait situasi kamtibmas, sekaligus memberikan sosialisasi program-program Polri serta membangun kedekatan dan komunikasi yang lebih humanis antara Polri dan warga,” ujar Kompol Martin Arjon.

Dalam dialog tersebut, sejumlah isu menjadi perhatian warga, di antaranya kenakalan remaja seperti judi kelereng dan konsumsi minuman keras, serta permintaan peningkatan patroli rutin pada jam-jam rawan. Menanggapi hal itu, pihak kepolisian memastikan patroli akan ditingkatkan dan pembinaan dilakukan melalui Bhabinkamtibmas bersama tokoh masyarakat setempat.

Permintaan kemudahan pembuatan SIM gratis juga disampaikan warga. Pihak kepolisian menegaskan bahwa penerbitan SIM tetap harus sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Program SIM gratis hanya dapat dilaksanakan apabila ada kebijakan resmi dari pemerintah.

Selain itu, warga juga menyoroti proses tilang agar dilakukan sesuai aturan, minimnya penerangan jalan, hingga persoalan hewan peliharaan yang berkeliaran. Kepolisian memastikan penindakan lalu lintas dilakukan secara profesional dan transparan, serta membuka ruang pengaduan jika ditemukan pelanggaran prosedur oleh anggota.

Terkait minimnya lampu penerangan jalan, Polda NTT akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta meningkatkan patroli di titik-titik rawan. Sementara untuk hewan peliharaan yang berkeliaran, akan dilakukan imbauan kepada pemilik serta koordinasi dengan instansi terkait secara humanis.

Usulan program pendidikan anti kejahatan di tingkat sekolah dasar juga mendapat respons positif. Polda NTT berkomitmen melaksanakan program Police Goes to School dengan memberikan edukasi tentang bahaya miras, narkoba, serta pentingnya disiplin berlalu lintas.

Kegiatan Jumat Curhat berlangsung aman, tertib, dan penuh partisipasi aktif masyarakat. Diharapkan melalui forum ini, sinergi antara Polri dan warga Kelurahan Oepura semakin kuat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Kupang.