Polda Sultra dan Bhayangkari Kirim Bantuan Rp600 Juta untuk Korban Gempa Flores

Polda Sultra dan Bhayangkari Kirim Bantuan Rp600 Juta untuk Korban Gempa Flores

KUPANG – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores terus mengalir dari berbagai penjuru Indonesia. Kali ini, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Bhayangkari menunjukkan solidaritas dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp600 juta bagi para korban bencana di Nusa Tenggara Timur.

Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., di Mapolda NTT, Senin (14/9/2026).

Bantuan diserahkan oleh perwakilan Kapolda Sulawesi Tenggara, Kompol Nyoman Arya dan AKP Yudha. Selanjutnya, bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi Flores sesuai kebutuhan di lapangan.

Kapolda NTT melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Polda Sulawesi Tenggara bersama Bhayangkari yang turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat NTT yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana.

“Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian keluarga besar Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Sulawesi Tenggara beserta seluruh jajaran dan Bhayangkari atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat NTT,” ujar Kombes Pol. Henry.

Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat terdampak, bukan hanya dari sisi materi, tetapi juga sebagai pesan bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

“Semangat gotong royong seperti ini menunjukkan bahwa ketika masyarakat membutuhkan, keluarga besar Polri dari berbagai daerah dapat hadir dan saling menguatkan,” tambahnya.

Kabidhumas menegaskan, Polda NTT selanjutnya akan memastikan bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa Flores secara tepat sasaran, dengan memperhatikan kebutuhan para penyintas di wilayah yang masih membutuhkan dukungan.

Kepedulian Polda Sultra dan Bhayangkari ini menjadi bagian dari rangkaian solidaritas kemanusiaan yang terus bergerak untuk membantu masyarakat Flores bangkit setelah bencana.

Dari Sulawesi Tenggara hingga Nusa Tenggara Timur, bantuan tersebut membawa satu pesan sederhana: di tengah bencana, kepedulian tidak mengenal jarak.