Polisi Hadir di SMAN 8 Kupang, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Polisi Hadir di SMAN 8 Kupang, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Kupang — Komitmen menghadirkan Polri di tengah dunia pendidikan kembali diwujudkan oleh jajaran Polda Nusa Tenggara Timur melalui kegiatan menjadi Inspektur Upacara di SMAN 8 Kota Kupang, Senin (2/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel SMAN 8 Kota Kupang sejak pukul 07.00 Wita tersebut dipimpin oleh Kanit I Subdit I PPA dan PPO Ditreskrimum Polda NTT bersama anggota Subdit I PPA dan PPO. Turut hadir Bhabinkamtibmas Kelurahan Penkase Polsek Alak, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, para guru dan pegawai, mahasiswa KKN, serta seluruh siswa-siswi SMAN 8 Kota Kupang.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian lengkap mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, hingga ikrar pelajar Indonesia.

Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, perwakilan Polda NTT menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar dan tenaga pendidik. Ia mengingatkan agar seluruh warga sekolah senantiasa menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta tidak terlibat dalam aksi-aksi anarkis yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Para siswa juga diimbau untuk bijak menggunakan media sosial, menjauhi tawuran, minuman keras, narkoba, serta perilaku negatif lainnya. Selain itu, pelajar diminta untuk tekun belajar dan berprestasi demi membanggakan diri sendiri, orang tua, dan sekolah.

Perhatian khusus juga disampaikan terkait pentingnya peran guru dalam memberikan pendampingan dan konseling dasar kepada siswa, terutama menyikapi berbagai persoalan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis anak didik.

Dalam kesempatan tersebut, Polri juga menyatakan dukungan terhadap program pemerintah, termasuk program MBG, serta menyosialisasikan pembentukan Kampung BEKAPAN (Bebas Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak) sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, setara, dan berdaya. Selain itu, revitalisasi Siskamling terus didorong guna memperkuat keamanan berbasis masyarakat.

Dirbinmas Polda NTT, Kombes Pol Sudartomo, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kehadiran Polri di sekolah merupakan implementasi langsung perintah Kapolda NTT untuk memperkuat pembinaan generasi muda.

“Kami ingin memastikan sekolah menjadi ruang yang aman, bebas kekerasan, dan kondusif untuk belajar. Edukasi sejak dini sangat penting agar para pelajar memiliki kesadaran hukum dan mampu menjauhi perilaku berisiko,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Melalui program Polisi Hadir di Sekolah, diharapkan terbangun sinergi kuat antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda NTT yang berkarakter, berprestasi, dan sadar hukum.