Polri dan Warga Golo Ndaring Bersinergi Bersihkan Puing di Teong Toda Pascagempa M 7,7

Polri dan Warga Golo Ndaring Bersinergi Bersihkan Puing di Teong Toda Pascagempa M 7,7

Labuan Bajo — Pasca-guncangan gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Laut Flores, lepas pantai Mbay, Kabupaten Nagekeo, aksi kemanusiaan dan tanggap bencana terus bergulir hingga ke pelosok wilayah Nusa Tenggara Timur.

Di Desa Golo Ndaring, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Polri bersama pemerintah desa dan masyarakat bahu-membahu membersihkan sisa reruntuhan rumah warga sekaligus mendirikan hunian darurat, Kamis (20/8/2026).

Aksi gotong royong tersebut dipusatkan di kediaman Zakarian Yudi Samson di Kampung Teong Toda. Rumah milik Zakarian mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding dan atap akibat guncangan gempa yang terjadi pada pukul 05.58 WITA.

Polri Bergerak Cepat di Kampung Teong Toda

Merespons kondisi tersebut, jajaran Polri melalui Polsek Sano Nggoang, Polres Manggarai Barat, menerjunkan personel untuk melaksanakan patroli dialogis sekaligus membantu penanganan pascabencana.

Tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WITA, personel Polsek Sano Nggoang langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Golo Ndaring, Benekdiktus A. Wanggur.

Tanpa menunggu lama, personel Polri bersama belasan warga menyingsingkan lengan baju untuk memindahkan material dinding yang retak dan menyingkirkan puing-puing yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Fokus utama kami saat tiba di lapangan adalah memastikan keamanan lingkungan dan menyingkirkan material runtuhan yang berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar,” ujar Kapolsek Sano Nggoang IPDA Risbel Pandiangan, S.I.P., di sela-sela kegiatan.

Tak Hanya Bersihkan Puing, Polri Dirikan Tenda Darurat

Kepedulian Polri tidak berhenti pada pembersihan material bangunan. Sekitar pukul 14.45 WITA, tim gabungan bersama masyarakat mendirikan tenda darurat di area terbuka yang dinilai aman dari jangkauan bangunan yang rawan roboh.

Tenda tersebut disiapkan sebagai tempat tinggal sementara bagi keluarga Zakarian Yudi Samson hingga kondisi rumah dapat ditangani lebih lanjut.

Bagi Zakarian dan keluarganya, kehadiran personel Polri bersama masyarakat memberikan bantuan sekaligus kekuatan moral di tengah situasi sulit pascagempa.

“Gempa waktu itu sangat kuat dan membuat dinding rumah kami retak parah. Kami sempat bingung bagaimana cara mengamankan sisa bangunan ini. Kehadiran Pak Polisi dan warga yang langsung datang membantu membersihkan puing serta membuatkan tenda darurat sungguh sangat membantu dan meringankan beban keluarga kami,” tutur Zakarian.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Golo Ndaring, Benekdiktus A. Wanggur. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah desa dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi darurat.

“Sinergitas antara Polri, Pemerintah Desa, dan masyarakat seperti inilah yang sangat kami butuhkan di saat krisis. Kehadiran anggota Polsek Sano Nggoang menghadirkan rasa aman dan makin mempererat semangat gotong royong di Desa Golo Ndaring,” ungkapnya.

Polri Ingatkan Warga Waspadai Gempa Susulan

Sebelum mengakhiri kegiatan sekitar pukul 15.30 WITA, Kapolsek Sano Nggoang turut memberikan edukasi mitigasi bencana dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

Warga diingatkan agar tidak memaksakan diri menempati bangunan yang mengalami kerusakan atau retakan struktural serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, dan selalu memantau informasi resmi dari BMKG maupun BPBD. Keselamatan jiwa adalah yang paling utama,” tegas IPDA Risbel.

Seluruh rangkaian patroli dialogis, pembersihan puing dan pendirian tenda darurat berlangsung aman, tertib dan lancar.

Hingga Kamis sore, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Desa Golo Ndaring dan sekitarnya dilaporkan dalam keadaan kondusif.

Kehadiran Polri bersama masyarakat di Kampung Teong Toda menjadi bukti bahwa penanganan bencana bukan hanya tentang membersihkan puing, tetapi juga tentang menghadirkan rasa aman, membangun kembali semangat gotong royong dan memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

#NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT #PolriHadir #PolriPeduli #PolriUntukMasyarakat