Polri untuk Masyarakat, Ditsamapta Polda NTT Lakukan Pendistribusian Bantuan, Patroli hingga Pembersihan Akses Jalan Terdampak Gempa di Manggarai Timur
MANGGARAI TIMUR – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Polda NTT terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur. Dalam pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Turangga 2026, personel Direktorat Samapta Polda NTT diterjunkan ke wilayah Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Sebanyak 30 personel Ditsamapta Polda NTT bersama satwa K-9 melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari pendistribusian bantuan sosial, patroli ke rumah-rumah warga terdampak, hingga membersihkan akses jalan yang tertutup material batu akibat gempa.
Plh. Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Sajimin, S.I.K., M.H., mengatakan keterlibatan personel Ditsamapta dalam Operasi Aman Nusa II merupakan bentuk kehadiran Polri untuk membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.
“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga bergerak membantu masyarakat yang terdampak bencana. Personel kami diterjunkan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan dan akses masyarakat tetap terbuka,” ujar Kombes Pol. Sajimin.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel pada pukul 08.00 WITA yang dipimpin Kasubsatgas Samapta Operasi Aman Nusa II AKP Stefanus Siga, S.H.
Selanjutnya, sekitar pukul 09.00 WITA, Kasubsatgas melakukan koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Camat Lamba Leda Utara terkait pelaksanaan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat terdampak gempa.
Satu jam kemudian, personel bergerak melakukan patroli ke sejumlah rumah warga yang ditinggalkan untuk mengungsi maupun bangunan yang mengalami kerusakan dan runtuh akibat gempa.
Kegiatan berlanjut dengan pendistribusian bantuan sembako. Mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WITA, personel menyalurkan bantuan dari Desa Satar Padu menuju Desa Golo Mangu, Kecamatan Lamba Leda Utara.
Tak berhenti pada penyaluran bantuan, personel juga melakukan aksi nyata untuk membuka kembali akses transportasi warga. Sekitar pukul 11.15 WITA, personel membersihkan material batu yang menghalangi jalan penghubung dari Desa Satar Padu menuju Desa Golo Mangu.
“Bantuan yang diberikan bukan hanya berupa sembako. Personel juga membantu membuka akses jalan yang terdampak sehingga mobilitas masyarakat dapat kembali berjalan. Ini merupakan bagian dari pelayanan Polri dalam situasi tanggap bencana,” jelas Kombes Pol. Sajimin.
Menurutnya, sinergi dengan BNPB, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan unsur terkait menjadi kunci dalam memastikan penanganan dampak bencana berjalan efektif.
Polda NTT, kata dia, akan terus mengoptimalkan kekuatan personel di lapangan untuk membantu masyarakat selama masa tanggap darurat, sekaligus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah yang terdampak.
“Kami memastikan personel tetap berada di lapangan dan bekerja bersama seluruh unsur terkait. Prioritasnya adalah keselamatan masyarakat, kelancaran distribusi bantuan, serta memastikan warga mendapatkan rasa aman di tengah situasi pascabencana,” pungkasnya.
Pelaksanaan Operasi Aman Nusa II Turangga 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Polri melalui Polda NTT dalam memberikan perlindungan, pelayanan, dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa di berbagai wilayah NTT.
#NttPenuhKasih #PrayForFloresNTT
Humas Polda NTT
