Saat Warga Membutuhkan, Polri Hadir Bawa Bantuan ke Desa-Desa Terdampak Gempa Ende
ENDE — Di tengah proses pemulihan pascagempa bumi Flores, kepedulian Polri terus bergerak menyisir wilayah-wilayah yang membutuhkan bantuan. Dari gudang logistik Polres Ende, berbagai kebutuhan dasar kembali didistribusikan langsung kepada masyarakat terdampak di sejumlah titik di Kabupaten Ende.

Bantuan disalurkan ke Desa Nila dan Desa Kekasewa, Kecamatan Ndona, serta Posko Mandiri Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana mendapatkan kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H, mengatakan bahwa distribusi bantuan merupakan bentuk kehadiran Polri untuk masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
“Bantuan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada di desa-desa dan posko mandiri. Polri akan terus bergerak bersama masyarakat selama proses pemulihan pascabencana,” ujar Kabidhumas Polda NTT menyampaikan pesan Kapolda.
Di Desa Nila, masyarakat menerima 25 dos mi instan, 20 dos Pop Mie, 20 lembar selimut, tiga dos abon, 15 dos biskuit Malkist, 10 lembar tikar, serta biskuit Gabin, pampers dan susu SGM.
Sementara di Desa Kekasewa, bantuan yang disalurkan terdiri dari 25 dos mi instan, 20 dos Pop Mie, 20 lembar selimut, dua dos abon, dua dos biskuit Roma Kelapa, 15 dos biskuit Malkist, 10 lembar tikar, serta biskuit Gabin, pampers dan susu SGM.
Bantuan juga menyentuh Posko Mandiri Kelurahan Kelimutu. Di lokasi tersebut disalurkan mi instan, mi goreng, biskuit Roma, Pop Mie, biskuit UBM mini, kopi, gula, serta enam paket bantuan sosial.
Bagi masyarakat yang masih berada dalam situasi pascabencana, bantuan berupa makanan, minuman, selimut, tikar hingga kebutuhan anak-anak memiliki arti penting. Bantuan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penguat bahwa masyarakat tetap mendapat perhatian di tengah proses pemulihan.
Kapolda NTT melalui Kabidhumas menegaskan bahwa jajaran kepolisian di wilayah terdampak akan terus memantau kondisi masyarakat dan mengidentifikasi kebutuhan yang muncul di lapangan.
“Situasi pascabencana membutuhkan kebersamaan. Kami mengajak masyarakat untuk tetap saling membantu, menjaga persatuan dan segera menyampaikan kepada petugas apabila masih terdapat warga atau wilayah yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Pendistribusian bantuan dari Gudang Logistik Polres Ende tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan Polri dalam penanganan bencana tidak berhenti pada bantuan di pusat-pusat pengungsian. Bantuan terus diarahkan hingga ke desa-desa dan posko mandiri, tempat masyarakat bertahan dan menjalani aktivitas di tengah keterbatasan.
Bagi Polri, setiap paket yang sampai ke tangan warga adalah bagian dari tanggung jawab kemanusiaan.
Karena dalam situasi bencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan untuk bertahan, tetapi juga membutuhkan keyakinan bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit seorang diri.
Polri pun terus bergerak, menyusuri titik-titik terdampak, membawa bantuan sekaligus menghadirkan rasa aman dan harapan bagi masyarakat Ende.
NTT Penuh Kasih, Polri untuk Masyarakat.
Humas Polda NTT
