Sentuhan Kemanusiaan Divhumas Polri di Flores: Air Mata Haru Ibu Dortea Saat Terima Kursi Roda dan Sembako

Sentuhan Kemanusiaan Divhumas Polri di Flores: Air Mata Haru Ibu Dortea Saat Terima Kursi Roda dan Sembako

Ruteng, Manggarai — Senyum penuh kebahagiaan terpancar dari wajah renta Ibu Dortea Ambus (83). Warga lanjut usia asal Anam, Desa Bulan, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, ini tak kuasa menahan air mata haru setelah menerima bantuan kemanusiaan berupa kursi roda dari Divisi Humas Polri pada Senin, 21 September 2026.

Keterbatasan fisik akibat faktor usia yang selama ini mengurung aktivitas hariannya kini perlahan teratasi. Dengan mata berkaca-kaca, Ibu Dortea menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian luar biasa yang diberikan oleh Korps Bhayangkara.

“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolri, Divisi Humas Polri, dan seluruh anggota Polri yang sudah datang membantu saya. Kursi roda ini sangat berarti bagi saya. Semoga kebaikan Bapak dan Ibu semua dibalas oleh Tuhan,” ungkap Ibu Dortea dengan suara bergetar penuh haru.

Sinergi Polres Manggarai dan Polres Ngada Salurkan Bantuan Tepat Sasaran

Bantuan kursi roda dan logistik kemanusiaan ini merupakan wujud kepedulian Divisi Humas Polri—di bawah kepemimpinan Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, melalui Karo Multimedia Divhumas Polri Brigjen Ade Ary Syam Indradi—kepada masyarakat terdampak gempa bumi serta warga prasejahtera di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur.

Aksi kemanusiaan ini dieksekusi secara terpadu oleh personel Polres Manggarai bersama personel Polres Ngada. Penyaluran difokuskan pada skala prioritas, yakni para lansia, warga dengan keterbatasan mobilitas, serta masyarakat terdampak bencana yang sangat membutuhkan uluran tangan.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WITA, di mana personel terlebih dahulu melakukan pendropingan logistik dari gudang Polres Manggarai. Tim kemudian bergerak menuju UPTD Puskesmas Anam, Desa Bulan, untuk berkoordinasi dengan Kepala UPTD Puskesmas Anam, Ferdinandus Suardi Jelalu, S.Kes., guna memastikan data dan sasaran penerima bantuan benar-benar akurat. Setelah itu, petugas bersama pihak puskesmas langsung door-to-door mendatangi kediaman warga.

Selain Ibu Dortea yang menerima kursi roda, bantuan alat kesehatan dan paket sembako juga diserahkan kepada sejumlah warga lainnya yang membutuhkan perhatian khusus:

Magdalena Nina (60), warga Desa Bulan: Menerima tongkat kaki empat dan paket sembako.

Korneli Basut (65), warga Dusun Bung: Menerima tongkat walker dan paket sembako.

Bergita Anut (61), warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Langke Rembong: Menerima tongkat kruk dan paket sembako.

Adapun paket bantuan logistik yang disalurkan dirancang untuk mencukupi kebutuhan dasar warga, terdiri atas terpal, selimut, tikar, beras 5 kilogram, mi instan, gula pasir 1 kilogram, telur satu papan, minyak goreng satu liter, serta susu kalsium Entrasol.

Bagi Ibu Dortea dan warga penerima lainnya, kehadiran aparat kepolisian bukan sekadar memberikan bantuan fisik, melainkan menguatkan psikologis mereka bahwa di tengah musibah dan keterbatasan, mereka tidak pernah sendirian. "Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Saya merasa sangat diperhatikan," tambahnya.

Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko., S.I.K, M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi dan rasa bangga atas aksi kemanusiaan yang digelorakan oleh Divhumas Polri di bumi Flores. Beliau menegaskan bahwa Polri akan selalu berkomitmen untuk hadir di garis terdepan dalam membantu masyarakat, baik dalam aspek pengamanan maupun pemulihan sosial.

"Bantuan dari Divisi Humas Polri ini adalah manifestasi nyata dari kehadiran negara dan kepolisian di tengah-tengah kesusahan masyarakat. Melihat senyuman dan tetesan air mata haru dari Ibu Dortea serta warga penerima manfaat lainnya di Manggarai membuktikan bahwa sentuhan kemanusiaan sekecil apa pun sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Polri akan terus konsisten merangkul masyarakat dan menebarkan semangat kebersamaan," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 14.30 WITA. Polres Manggarai bersama Polres Ngada dipastikan akan terus mengawal distribusi bantuan kemanusiaan ini, yang dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Selasa, 22 September 2026, dengan menyasar warga terdampak gempa di wilayah hukum Polsek Reo, Polres Manggarai.