Sinergi Kepolisian dan Pendidikan, Ditpamobvit Polda NTT Beri Penyuluhan Karakter dan Keamanan di SDK Sta. Maria Assumpta Kupang

Sinergi Kepolisian dan Pendidikan, Ditpamobvit Polda NTT Beri Penyuluhan Karakter dan Keamanan di SDK Sta. Maria Assumpta Kupang

Kupang, NTT — Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda NTT menunjukkan komitmen nyata dalam membangun karakter generasi muda sejak dini. Pada Senin, 21 September 2026 pukul 07.00 Wita, jajaran Ditpamobvit Polda NTT melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan langsung di Sekolah Dasar Katolik (SDK) Sta. Maria Assumpta Kupang.

Dalam upacara bendera yang berlangsung khidmat tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) yaitu IPDA Charley M. Tlonan, S.T., yang sehari-hari menjabat sebagai PS. Panit 2 Subdit Audit Ditpamobvit Polda NTT. Kehadiran perwira pertama ini didampingi oleh tim personel Ditpamobvit, yakni AIPDA I Putu Eko J, AIPDA Jefri Banunaek, dan BRIPDA Monica Marcela Nonadita Nian.

Di hadapan para guru dan ratusan siswa-siswi SDK Sta. Maria Assumpta, IPDA Charley menyampaikan tiga poin penting yang menjadi fokus perhatian kepolisian terhadap dunia anak saat ini:

Pencegahan Perundungan (Bullying): Mengajak para siswa untuk saling menghargai, menanamkan sikap toleransi, serta menolak segala bentuk kekerasan verbal maupun fisik di lingkungan sekolah.

Waspada Pencurian: Memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga barang-barang pribadi milik sendiri maupun fasilitas sekolah agar terhindar dari tindak pencurian.

Bijak Menggunakan Gawai (HP): Mengingatkan anak-anak agar membatasi waktu bermain handphone demi menjaga kesehatan mata, fokus belajar, serta menghindari dampak negatif kecanduan internet.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari pihak manajemen sekolah. Kepala sekolah bersama para guru menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus memberikan sejumlah masukan konstruktif demi kemajuan program ke depan, di antaranya harapan agar kegiatan pembinaan seperti ini dapat rutin dilaksanakan secara berkala karena dinilai sangat efektif membentuk disiplin siswa. Selain itu, pihak sekolah juga mengharapkan adanya sesi dialog interaktif atau tanya jawab pada kesempatan berikutnya, sehingga para siswa bisa lebih leluasa dan paham mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko., S.I.K., M.Si. melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., memberikan tanggapan positif dan penegasan terkait peran kepolisian dalam dunia pendidikan.

"Kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Ditpamobvit Polda NTT di sekolah-sekolah merupakan wujud kehadiran Polri dalam membimbing generasi penerus bangsa sejak usia dini. Kami menyadari bahwa pembentukan karakter, pencegahan bullying, serta edukasi bijak bermedia sosial harus ditanamkan sejak bangku sekolah dasar agar anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang taat hukum, disiplin, dan berakhlak mulia," ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Kabidhumas juga menambahkan bahwa masukan dan kritik membangun dari pihak sekolah akan segera ditindaklanjuti.

"Kami sangat mengapresiasi masukan dari pihak SDK Sta. Maria Assumpta. Ke depan, kami akan mengevaluasi format kegiatan dengan menambahkan sesi tanya jawab interaktif agar pesan-pesan kamtibmas dapat terserap lebih optimal oleh anak-anak," pungkasnya.