Subuh Keliling di Masjid Al-Fatah, Karo Ops Polda NTT Serap Aspirasi Warga soal Kamtibmas

Subuh Keliling di Masjid Al-Fatah, Karo Ops Polda NTT Serap Aspirasi Warga soal Kamtibmas

KUPANG – Memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polda Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) dalam rangka mendukung Program Quick Wins Kapolri Tahun 2026, Sabtu (7/11/2026) dini hari.

Kegiatan yang dimulai pukul 04.00 WITA tersebut berlangsung di Masjid Al-Fatah, Kelurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Karo Ops Polda NTT Kombes Pol. Komaruz Zaman, S.I.K., M.H., hadir bersama Kabidhumas Polda NTT untuk beribadah sekaligus berdialog dengan pengurus masjid dan para jemaah.

Dalam penyampaiannya, Karo Ops memperkenalkan diri serta menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan Suling. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus masjid serta seluruh jemaah yang telah menerima kehadiran jajaran Polda NTT.

Polri Hadir dengan Pendekatan Berorientasi pada Masyarakat

Karo Ops Polda NTT menegaskan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian berlandaskan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yakni memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menegakkan hukum.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan Public Oriented Policing, yaitu pola pelaksanaan tugas kepolisian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Melalui kegiatan Jumat Keliling dan Subuh Keliling, Polri berupaya hadir lebih dekat, membangun komunikasi dua arah, mendengarkan aspirasi, serta mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat.

Selain itu, Karo Ops mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama serta bersama-sama meningkatkan indeks kerukunan umat beragama di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Pesan keagamaan turut disampaikan dengan mengajak masyarakat untuk senantiasa menebarkan kebaikan kepada sesama, sebagaimana nilai yang terkandung dalam hadis tentang keutamaan menyampaikan kebaikan.

Warga Sampaikan Aspirasi soal Minuman Keras hingga Balap Liar

Sesi dialog menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Sejumlah jemaah menyampaikan aspirasi dan masukan terkait kondisi kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Beberapa persoalan yang menjadi perhatian warga antara lain masih adanya anak-anak muda yang mengonsumsi minuman keras, aktivitas balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, serta penggunaan musik dengan volume sangat keras dan suara kendaraan bermotor yang bising hingga mengganggu kenyamanan warga.

Masyarakat juga berharap jajaran Polda NTT dan Polres jajaran dapat meningkatkan patroli secara rutin selama 1 x 24 jam, terutama pada waktu dan lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Aspirasi tersebut menjadi masukan penting bagi kepolisian dalam memahami persoalan keamanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dialog seperti ini sekaligus membuka ruang komunikasi agar upaya pemeliharaan kamtibmas dapat dilakukan secara bersama-sama.

Perkuat Kepercayaan dan Kemitraan dengan Masyarakat

Melalui kegiatan Subuh Keliling, Polda NTT berharap hubungan silaturahmi dan kemitraan dengan masyarakat semakin erat. Kehadiran Polri di tengah kegiatan keagamaan juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan publik sekaligus menyerap masukan secara langsung.

Karo Ops Polda NTT menekankan bahwa terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Dengan komunikasi yang terbuka dan sinergi yang kuat, berbagai potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dicegah dan ditangani secara lebih baik.

Kegiatan Subuh Keliling berlangsung aman dan menjadi bagian dari komitmen Polda NTT untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

#HUMASMENJAGAREPUTASIPOLRI

#PolisiBersmaMasyarakat #PoldaNtt